Piala AFF 2026: Thailand Diremehkan di Awal, ke Final Kemudian

August 2026 ยท 2 minute read

Bangkok -

Thailand sempat diremehkan di awal Piala AFF 2026 karena tak datang dengan kekuatan terbaik. Namun, semua itu dibungkam dengan Thailand yang mampu menembus final.

Thailand berhasil melaju ke final Piala AFF 2026. Tim Gajah Perang tetap ke final meski kalah 1-2 dari Singapura pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Selasa (18/8/2026).

Thailand menuju laga puncak berkat keunggulan agregat 4-3 dari The Liones. Hal tersebut terjadi karena pada leg pertama Thailand menang 3-1 di kandang Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thailand untuk ke-12 kalinya menembus final Piala AFF. Thailand mempertajam rekor sebagai negara yang paling sering tampil di final ajang ini.

Thailand saat ini juga berstatus sebagai negara dengan gelar juara Piala AFF terbanyak dengan tujuh gelar. Thailand bakal menanti pemenang laga Vietnam vs Malaysia untuk jadi lawan di Final Piala AFF 2026.

Keberhasilan Thailand menembus final Piala AFF 2026 membungkam kritik yang sempat dialamatkan kepada mereka di awal turnamen. Pasukan Anthony Hudson banyak diremehkan karena tak datang dengan kekuatan terbaik.

Hudson tak membawa pilar utama Thailand seperti Chanathip Songkrasin, Theerathon Bunmathan, Supachok Saracat, Supachai Chaided, hingga Suphanat Muenta. Thailand kesulitan memanggil skuad terbaik karena Piala AFF 2026 tak masuk kalender FIFA. Tim-tim tak punya kewajiban melepas pemainnya ke Piala AFF 2026.

Hudson mengandalkan para pemain muda di Piala AFF 2026, sebut saja Oussama Thiangkam (22 tahun), Chaiyaphon Otton (23 tahun), Seksan Ratree (23 tahun), Kakana Khamyok (22 tahun), serta dua penyerangnya Yatsakorn Burapha (21 tahun) dan Teerasak Poeiphimai (23 tahun). Tercatat 10 pemain Thailand di Piala AFF 2026 berusia di bawah 24 tahun.

Hudson begitu bangga dengan para pemainnya yang mampu membungkam kritik. Apalagi, Thailand melakukan hal tersebut dengan skuad yang minim pengalaman.

"Saat kami memasuki turnamen ini, banyak orang mengkritik skuad kami dan tidak memahami apa yang terjadi selama pramusim," ujar Hudson dikutip dari ASEAN United.

"Mereka bilang skuad ini tidak cukup bagus untuk meraih apa pun. Mereka bilang tim ini tidak akan bisa berbuat banyak. Padahal kenyataannya, mereka baru saja lolos ke final."

"Saya sangat bangga dengan para pemain ini, termasuk para pemain muda yang tampil apik dalam laga semifinal tim nasional senior putra pertama mereka. Saya sangat bangga pada mereka. Melihat mereka mampu kembali tampil hebat hanya dalam selang waktu dua atau tiga hari untuk mencapai final," jelasnya.

(pur/krs)