Petugas Gabungan Kendalikan Kebakaran 21,51 Hektare Lahan di Pangkep |Republika Online

October 2026 · 2 minute read

Petugas gabungan kendalikan kebakaran 21,51 hektare di Pangkep.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan kebakaran lahan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Luas area yang terdampak kebakaran ini mencapai sekitar 21,51 hektare.

Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (TN-Babul), Rajab, mengatakan upaya pemadaman dan penyekatan dilakukan untuk mencegah sebaran api meluas. Fokus utama adalah memastikan api tidak mendekati kawasan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

"Upaya pemadaman telah dilakukan untuk mencegah sebaran api meluas dan mendekati kawasan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran," kata Rajab saat dikonfirmasi dari Makassar, Jumat.

Metode Pemadaman dan Kolaborasi

Rajab menjelaskan bahwa petugas gabungan menggunakan metode pemadaman langsung pada titik-titik api. Titik-titik tersebut berada di bagian kaki kawasan yang terbakar. Dalam proses ini, petugas TN-Babul berkolaborasi dengan berbagai pihak.

"Langkah yang kami lakukan semalam menggunakan metode pemadaman langsung pada titik api. Kami berkolaborasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Pangkep dan pemadam kebakaran PT Semen Tonasa dengan menyuplai air sehingga kami mampu menekan sebaran api," ujar Rajab.

Antisipasi dan Pemantauan

Berdasarkan pemantauan petugas di lapangan, jarak titik api terdekat dengan kawasan masyarakat sekitar 150 meter. Kondisi ini membuat petugas gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan pada sejumlah titik. Langkah ini untuk memastikan bara api tidak kembali menyala dan memicu kebakaran baru. Petugas gabungan juga terus memantau pergerakan api dan melakukan penyekatan pada area yang berpotensi menjadi jalur rambatan api menuju permukiman.

Dengan upaya tersebut, petugas berharap kebakaran dapat sepenuhnya dikendalikan. Tujuannya agar tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan terdampak. Hingga saat ini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan, pemadaman, dan pendinginan sampai kondisi dinyatakan aman.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara