REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengingatkan seluruh panitia kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI untuk menggelar perlombaan yang bersifat positif. Imbauan ini disampaikan agar kegiatan tidak menimbulkan citra negatif bagi instansi pemerintah di mata masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Selasa, menegaskan bahwa lomba yang baik seperti olahraga, permainan tradisional, dan makan kerupuk sangat dianjurkan. Ia meminta panitia mengarahkan kegiatan pada aktivitas produktif yang memberikan hiburan bagi jajaran daerah.
Menurut Herwan, pemilihan jenis perlombaan perlu diperhatikan secara serius. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pemerintahan sangat rentan menjadi perhatian publik ketika direkam dan disebarluaskan melalui media sosial.
"Kebanyakan saya sudah sampaikan, yang tidak baik itu jangan dilombakan," ujarnya dengan tegas.
Dampak Potongan Video di Media Sosial
Herwan mengingatkan bahwa masyarakat saat ini tidak selalu melihat konteks suatu kegiatan ketika menyaksikan potongan video yang beredar di media sosial. Oleh karena itu, kegiatan yang digelar pemerintah perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap citra instansi.
Ia mengkhawatirkan kegiatan yang sebenarnya hanya bagian dari hiburan dalam rangka peringatan kemerdekaan justru dipersepsikan secara berbeda. Hal ini bisa terjadi apabila aktivitas yang ditampilkan memiliki citra negatif.
"Oleh karena itu pada momen peringatan HUT RI ke-81 mari kita laksanakan, kita rayakan, kita laksanakan berbagai aktivitas, kegiatan yang semuanya tiada lain untuk memeriahkan. Kalau seperti lomba song (permainan kartu) saya rasa tidak usah (karena citra negatif yang melekat seperti judi, sehingga khawatir disalah artikan)," katanya.
Kreativitas dan Semangat Kebersamaan
Herwan meminta panitia tetap kreatif dalam menyiapkan perlombaan dengan mengutamakan kegiatan yang sehat, positif, dan membangun kebersamaan. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi momentum hiburan, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan pengabdian sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
"Kalau nanti ada ternyata kegiatan yang citranya negatif, itu biasanya dianggap masyarakat sebagai aktivitas kegiatan sehari-hari jajaran pemerintahan di kantor," kata Herwan.
Herwan kembali meminta seluruh panitia memastikan rangkaian perlombaan yang disiapkan dapat memberikan semangat kemerdekaan tanpa menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah daerah.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara