Pemkot Palu catat 5.151 UMKM telah tersertifikasi halal

September 2026 · 2 minute read

Pemkot Palu catat 5.151 UMKM telah tersertifikasi halal

Jumat, 11 September 2026 15:39 WIB

Image Print

Arsip- Para pelaku IKM Kota Palu berpose bersama memperlihatkan sertifikat merek dagang usai penyerahan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Palu, Kamis (18/12/2025). (ANTARA/Ho-Disperindag Palu)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mencatat sebanyak 5.151 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ibu kota Sulawesi Tengah telah tersertifikasi halal oleh pemerintah.

"Sertifikat halal sangat penting menunjukkan pemasaran suatu produk karena telah terjamin kualitasnya," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu Zulkifli di Palu, Jumat.

Ia menjelaskan 5.151 UMKM sudah bersertifikat halal adalah jumlah akumulasi sejak 2021 hingga 2026, dengan pemegang sertifikat halal tersebut mayoritas pelaku usaha makanan dan minuman.

Manfaat utama sertifikat halal, kata dia, jaminan keamanan pangan, kesehatan pangan, dan kehalalan produk bagi konsumen sekaligus meningkatkan daya saing maupun kepercayaan bagi pelaku usaha.

"Jumlah itu masih akan bertambah seiring dengan pemberdayaan dan pendampingan UMKM dilakukan pemerintah," ujarnya.

Ia mengemukakan sertifikasi halal juga bagian dari upaya Pemkot Palu dalam memberikan penguatan terhadap produk unggulan daerah yang dikemas dalam bentuk olahan makanan, sekaligus langkah meningkatkan level UMKM bersaing di pasar nasional.

"Kalau produknya sudah berlabel halal tidak ada keraguan konsumen, selain itu pelaku usaha juga semakin percaya diri dalam mengembangkan produk unggulannya," ucap Zulkifli.

Ia juga meminta pelaku UMKM lebih kreatif dan memperkuat inovasi dalam meningkatkan suatu produk, termasuk mampu beradaptasi dengan dinamika pasar.

Karena seiring perkembangan pasar banyak bermunculan produk-produk olahan makanan baru dengan kemasan lebih menarik.

"Selain sertifikat halal kemasan suatu produk juga dibuat semenarik mungkin. Karena kemasan menjadi salah satu strategi pasar untuk menarik minat konsumen," tuturnya.

Zulkifli juga mengajak pelaku usahanya memanfaatkan pendamping pemerintah dalam urusan sertifikat halal, karena manfaat sangat luas untuk kepentingan bisnis.

"Kami ingin UMKM Kota Palu naik kelas dengan mengedepankan kualitas produk. Kalau kualitasnya baik tentu akan berdampak pada permintaan pasar, kalau permintaan meningkat tentunya pendapatan juga ikut meningkat," kata dia.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026