Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu hingga saat ini terus melakukan penyaluran air bersih kepada masyarakat di empat kelurahan yang mengalami kondisi kekeringan.
Penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah Kota Bengkulu.
Adapun wilayah yang saat ini menjadi fokus penyaluran bantuan meliputi Kelurahan Tebeng, Kelurahan Beringin Raya, Kelurahan Sawah Lebar, dan sekitarnya.
Namun, pihaknya juga masih akan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah lainnya jika masyarakat membuat laporan ke BPBD ataupun organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
"Kami meminta agar masyarakat yang mengalami kekeringan untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat 112 atau menghubungi langsung ke BPBD, Damkar maupun PDAM," terang Made.
Pihaknya mencatat, jumlah air bersih yang telah disalurkan ke empat kelurahan tersebut kini mencapai jutaan liter. Menurutnya, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kota Bengkulu dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Pemkot Bengkulu fokus terapkan strategi 4K untuk kendalikan inflasi
Ia menyebut bahwa pendistribusian air bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Untuk proses pendistribusian air bersih tersebut yaitu petugas mendatangkan mobil tangki berisi air bersih ke lokasi permukiman warga, dan menyalurkan air menggunakan selang ke wadah penampungan yang telah disiapkan masyarakat.
Selain itu, BPBD Kota Bengkulu juga terus bersiaga dan membuka ruang laporan bagi wilayah-wilayah lain yang mengalami krisis serupa.
"Penyaluran ini akan kami lakukan secara berkala dan menyasar titik-titik lain yang membutuhkan. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mulai menghemat penggunaan air serta bijak dalam memanfaatkan sumber air yang ada selama musim kemarau berlangsung," terang dia.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.