Aimas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong, Papua Barat Daya, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menganggarkan dana sebesar Rp2 miliar untuk program beasiswa pendidikan luar negeri pada tahun ini
Kepala Disdikbud Kabupaten Sorong Andreas Taa di Aimas, Selasa, mengatakan dari total anggaran tersebut pihaknya telah menyalurkan Rp1.641.460.344 kepada enam mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) sebagai penerima manfaat.
"Anggaran tahun 2026 sebesar Rp2 miliar. Dari jumlah tersebut kami sudah menyalurkan Rp1.641.460.344 kepada enam penerima," katanya.
Ia menjelaskan keenam mahasiswa tersebut sebelumnya menempuh pendidikan Diploma III (D3) di Australia dan mendapatkan beasiswa dari Pemkab Sorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Namun keenam mahasiswa tersebut tidak dapat kembali ke kampus sebelumnya karena adanya ketentuan terkait masa pendidikan dan program yang telah ditempuh.
Mereka kemudian mengikuti seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan jenjang yang lebih tinggi. Dari enam mahasiswa yang mengikuti seleksi, hanya tiga orang yang dinyatakan lulus.
"Yang lulus tiga orang. Tiga lainnya tidak lulus, tetapi bukan berarti dikembalikan. Mereka mendapat tawaran untuk melanjutkan pendidikan di kampus yang ada di Singapura," ujarnya.
Andreas mengatakan tiga mahasiswa yang tidak lolos seleksi di kampus lanjutan di Australia tersebut selanjutnya akan dipindahkan untuk melanjutkan studi di Singapura.
Menurut dia, program beasiswa pendidikan luar negeri tersebut sebelumnya dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Sorong. Namun sejak 2025 pengelolaannya dialihkan kepada Disdikbud.
"Semua mekanisme, prosedur penyelenggaraan, dan pembayaran sudah kami lalui. Saat ini tinggal sisa anggaran sekitar Rp358.539.656 untuk penyaluran tahap terakhir," katanya.
Ia menjelaskan kebutuhan pembiayaan para mahasiswa masih berlanjut, sehingga pemerintah daerah akan menambah anggaran melalui APBD Perubahan 2026.
Andreas berharap program beasiswa tersebut dapat terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sorong.
Ia mengatakan pembiayaan pendidikan selama beberapa tahun merupakan investasi pemerintah daerah agar para mahasiswa memperoleh ilmu dan keterampilan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membangun daerah.
"Harapan kami mereka kembali dan bekerja dengan ilmu yang mereka miliki untuk membangun daerahnya sendiri," ujarnya.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.