Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengoptimalkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat saat pelayanan terpadu dilakukan di kecamatan dan nagari.
"Dengan adanya pelayanan terpadu ini maka CKG kita maksimalkan karena masyarakat cukup ramai yang datang," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Minggu.
Dia mengatakan dua kali pelayanan terpadu di Kecamatan Kinali dan Talamau CKG bisa dilakukan terhadap 107 orang.
Dia merinci CKG di Kecamatan Kinali pada Senin (13) sebanyak 34 masyarakat terlayani yakni dewasa umur 18-29 tahun sebanyak tiga orang, dewasa umur 30-39 sebanyak tiga orang, dewasa umur 40-59 tahun sebanyak 20 orang dan lanjut usia umur 60 tahun ke atas delapan orang.
Di Kecamatan Talamau sebanyak 73 orang dengan rincian anak umur 1-6 tahun sebanyak tiga orang, dewasa umur 18-29 tahun sebanyak lima orang, dewasa umur 30-39 sebanyak 10 orang, umur 40-59 tahun sebanyak 47 orang dan lanjut usia sebanyak delapan orang.
Pihaknya mencatat capaian pelaksanaan program CKG selama semester I 2026 telah menjangkau 116.866 orang atau 24,83 persen melebihi target yang ditetapkan.
Target total CKG pada 2026 tercatat 46 persen dari 470.700 orang, sedangkan target CKG semester I tercatat 23 persen.
Hal itu, katanya, artinya capaian periode Januari-Juni 2026 melebihi target yang ditetapkan, mencapai 24,83 persen.
Dia mengatakan program CKG yang dimulai sejak Januari 2026 dilakukan untuk bayi, balita, anak prasekolah, anak sekolah, dewasa, dan warga lanjut usia (lansia).
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pasaman Barat Sifrowati Yulianto, mengapresiasi pelayanan kesehatan berupa CKG yang diberikan kepada masyarakat.
Ia berharap, masyarakat dapat bekerja sama serta memanfaatkan pelayanan yang diberikan dengan baik.