Pemkab Lamongan siapkan 10 ribu titik lampu jalan baru - ANTARA News Jawa Timur

July 2026 · 2 minute read

Lamongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan pemasangan 10 ribu titik lampu penerangan jalan umum (PJU) baru yang saat ini masih dalam proses pengadaan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di berbagai wilayah.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan sebagian pengadaan lampu jalan masih dalam tahap pencarian penyedia untuk memastikan efisiensi anggaran, sedangkan sebagian lainnya telah memasuki tahapan siap dilaksanakan.

"Sebagian masih dalam tahap pencarian vendor untuk memastikan efisiensi anggaran, sementara sebagian lainnya sudah berada pada tahapan yang siap dieksekusi. Kami berkomitmen menyegerakan seluruh proses tersebut," katanya di Lamongan, Kamis.

Ia menjelaskan program tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk pengguna jalan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Lamongan yang menjadi salah satu jalur dengan mobilitas tinggi.

Sebelumnya, Wabup Dirham menerima audiensi Pengurus Komisariat (PK) PMII Sunan Drajat yang menyerahkan dokumen policy brief berisi hasil kajian mengenai kondisi PJU di jalur Pantura, khususnya wilayah Paciran hingga Solokuro. 

Berdasarkan hasil pemetaan organisasi tersebut, sedikitnya terdapat 103 titik PJU yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan sejumlah ruas jalan minim penerangan.

Ketua PK PMII Sunan Drajat M. Rizky PRS mengatakan pihaknya mengapresiasi komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penyediaan penerangan jalan, namun akan tetap mengawal pelaksanaan program tersebut hingga terealisasi.

"Kami akan terus mengawal realisasi pemasangan lampu jalan ini, khususnya di wilayah Pantura Lamongan, karena menyangkut keselamatan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap percepatan pemasangan PJU dapat meningkatkan keamanan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan pesisir Pantura Lamongan.

Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.