Pemkab Batang tingkatkan pelayanan ke investor untuk memacu investasi

July 2026 · 2 minute read

Pemkab Batang tingkatkan pelayanan ke investor untuk memacu investasi

Senin, 20 Juli 2026 16:50 WIB

Image Print

Anggota Komisi VII DPR mengamati peta kawasan industri melalui televisi saat kunjungan kerja di Batang Industrial Park (BIP), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (27/11/2025). Dalam kunjungan tersebut Komisi VII DPR menjanjikan penyelesaian hambatan maupun persoalan yang dihadapi oleh investor dalam upaya menanamkan modal di wilayah kawasan Batang Industri Park (BIP) Kabupaten Batang, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/agr

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus meningkatkan pelayanan kepada investor sebagai upaya memacu pencapaian target realisasi investasi senilai Rp7,2 triliun sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang Margo Santosa di Batang, Senin, mengatakan bahwa realisasi investasi akhir Juni 2026 mencapai Rp6,1 triliun.

"Kebijakan kemudahan perizinan dan pelayanan prima yang dijalankan oleh Bupati Batang Faiz Kurniawan dengan Wakil Bupati Suyono menjadi faktor utama yang memberi rasa aman dan nyaman bagi investor menanamkan di sini," katanya.

Realisasi investasi tersebut, kata dia, selain menggerakkan roda perekonomian di daerah juga membuka lapangan kerja bagi 5.396 tenaga kerja lokal.

Menurut dia, aliran modal dari penanaman modal asing (PMA) masih mendominasi dengan kontribusi mencapai Rp1,8 triliun sedangkan nilai investasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp461,55 miliar.

Pemerintah daerah, kata dia, kini masih menyiapkan sejumlah proyek strategis berdaya ungkit tinggi di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Batang Industrial Park (BIP).

"Kedua kawasan itu dirancang sebagai lokomotif utama guna menarik investasi skala besar di masa mendatang. Jika seluruh potensi di KEK dan BIP dapat terealisasi maka dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi akan sangat signifikan," katanya.

Ia yang didampingi Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Sri Cahyaningrum mengatakan pihaknya terus melakukan pendekatan intensif melalui koordinasi lintas sektor, penyederhanaan birokrasi perizinan, serta fasilitasi pemenuhan kebutuhan infrastruktur.

Saat ini, kata dia, pemerintah daerah juga tengah merampungkan Peraturan Bupati tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 mengenai insentif dan kemudahan investasi.

"Regulasi turunan itu diharapkan mampu memperkuat daya tarik Batang pada para pemodal. Oleh karena itu, kami optimistis dengan regulasi ini target realisasi investasi yang dipatok Rp7,2 triliun dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 akan terlampaui," katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.