Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dimulai dari Cara Kita Menggunakan Energi

July 2026 ยท 5 minute read

Bagikan:

JAKARTA - Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup ramah lingkungan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini tidak hanya terlihat dari meningkatnya penggunaan produk yang lebih berkelanjutan, tetapi juga dari perubahan kebiasaan sehari-hari, termasuk cara masyarakat menggunakan energi.

Berbagai survei global menunjukkan isu perubahan iklim dan keberlanjutan kini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan konsumen.

Survei Katadata Insight Center dan berbagai penelitian mengenai perilaku konsumen menunjukkan semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang mulai menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, hingga lebih bijak dalam menggunakan listrik di rumah.

Perubahan perilaku tersebut sejalan dengan meningkatnya pemahaman masyarakat bahwa konsumsi energi merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca. Menurut International Energy Agency (IEA), sektor energi masih menjadi penyumbang terbesar emisi karbon global.

Maka dari itu, penggunaan energi yang lebih efisien serta peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung target penurunan emisi dan menghadapi perubahan iklim.

Salah satu kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah menggunakan energi secara bijak. Mulai dari mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, memilih perangkat hemat energi, memanfaatkan pencahayaan alami, hingga mendukung penggunaan listrik yang berasal dari sumber energi bersih.

Langkah-langkah kecil tersebut bukan hanya membantu menekan konsumsi energi dan biaya listrik rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi bagi generasi mendatang.

Kesadaran terhadap pentingnya energi bersih juga terus meningkat di tingkat global. Laporan International Renewable Energy Agency (IRENA) menunjukkan kapasitas pembangkit energi terbarukan dunia terus mencatat pertumbuhan setiap tahun. Penurunan biaya teknologi pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan air membuat energi terbarukan semakin kompetitif dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil.

Di Indonesia, pengembangan energi baru terbarukan menjadi salah satu agenda penting dalam transisi energi nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan bauran energi terbarukan sebagai bagian dari upaya mencapai target Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat. Langkah ini juga didukung melalui berbagai pembangunan infrastruktur pembangkit energi bersih di berbagai wilayah.

Energi baru terbarukan kini menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat. Berbeda dengan energi fosil yang jumlahnya terbatas, energi terbarukan memanfaatkan sumber daya alam yang terus tersedia, seperti air, matahari, angin, dan panas bumi.

Dengan pemanfaatan yang tepat, sumber energi ini dapat menghasilkan listrik secara berkelanjutan sekaligus membantu menekan emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA:


Salah satu sumber energi terbarukan yang telah lama dimanfaatkan adalah pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Berdasarkan data IEA, pembangkit listrik tenaga air masih menjadi kontributor terbesar listrik terbarukan di dunia dan berperan penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan karena mampu menghasilkan listrik secara stabil serta merespons perubahan kebutuhan daya dengan cepat.

Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan aliran sungai sebagai sumber energi untuk menggerakkan turbin, yang kemudian menghasilkan listrik. Selain menghasilkan energi bersih, pembangkit listrik tenaga air juga memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan pasokan listrik, terutama ketika kebutuhan listrik meningkat dalam waktu singkat.

Sebelum sebuah pembangkit listrik tenaga air mulai beroperasi, terdapat berbagai tahapan yang harus dipersiapkan secara menyeluruh. Proses tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, pengujian seluruh sistem, penerapan standar keselamatan, hingga berbagai upaya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Seluruh tahapan dilakukan agar pembangkit dapat beroperasi secara aman, andal, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Salah satu pembangkit listrik tenaga air yang dikembangkan di Pulau Sumatra memanfaatkan sistem run-of-river yang dilengkapi dengan kolam tandon harian (daily pondage).

Melalui sistem ini, aliran sungai dimanfaatkan sebagai sumber energi utama tanpa memerlukan waduk berukuran sangat besar seperti pada pembangkit konvensional. Pengaturan aliran air dilakukan setiap hari sehingga pembangkit tetap mampu menghasilkan listrik dalam kapasitas besar secara efisien.

Selain menghasilkan energi bersih, sistem tersebut juga memiliki kemampuan untuk merespons perubahan kebutuhan listrik dengan cepat.

Kemampuan ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan jaringan kelistrikan, terutama ketika terjadi lonjakan kebutuhan daya atau saat sistem membutuhkan tambahan pasokan listrik dalam waktu singkat.

Manager Design Construction PT North Sumatera Hydro Energy (PT NSHE), Arwan Kahfi menjelaskan sebelum memasuki masa operasional, setiap tahapan dipersiapkan secara menyeluruh agar seluruh sistem pembangkit dapat bekerja sesuai standar yang telah ditetapkan.

"Melalui pendekatan ini, PT NSHE tidak hanya berupaya menghadirkan pembangkit yang mendukung penyediaan energi baru terbarukan, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan melalui karakter pembangkit yang responsif. Kemampuan ramping rate yang tinggi memungkinkan pembangkit dapat segera beroperasi ketika dibutuhkan, sehingga berperan dalam menopang keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan," ujar Kahfi, dikutip dari keterangan resminya.

Kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Sumatra. Ketika terjadi gangguan pada jaringan listrik, keberadaan pembangkit yang mampu meningkatkan daya secara cepat dapat membantu proses pemulihan sistem secara bertahap, sehingga pasokan listrik kembali stabil.

Di sisi lain, pengembangan pembangkit listrik tenaga air saat ini juga tidak hanya berfokus pada aspek teknis. Berbagai upaya dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan, lingkungan, dan masyarakat. Pengelolaan lingkungan, penerapan standar keselamatan, serta program pemberdayaan masyarakat menjadi bagian yang berjalan seiring selama proses pembangunan hingga operasional.

Pendekatan tersebut menunjukkan pembangunan energi terbarukan tidak hanya bertujuan menghasilkan listrik, tetapi juga menciptakan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang, energi bersih dapat menjadi bagian dari solusi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam.

Arwan Kahfi menambahkan sistem run-of-river dengan pengaturan harian memungkinkan penggunaan waduk yang relatif lebih kecil karena tidak berfungsi sebagai waduk tahunan.

Menurutnya, pendekatan tersebut tetap mampu menghasilkan kapasitas pembangkitan yang besar dengan mengedepankan aspek keselamatan dan pengendalian risiko operasional.

"Pengembangan PLTA Batangtoru menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi baru terbarukan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan. Dalam sistem interkoneksi Sumatra yang masih didominasi suplai oleh pembangkit fosil khususnya batu bara, kehadiran PLTA Batangtoru dapat menghasilkan penurunan emisi gas CO2 hingga 1,9 juta ton per tahun," pungkas Kahfi.

Melalui berbagai pengembangan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya energi baru terbarukan sebagai bagian dari gaya hidup modern yang lebih peduli terhadap lingkungan. Pemanfaatan energi bersih, disertai kebiasaan menggunakan energi secara bijak dalam kehidupan sehari-hari, menjadi langkah nyata untuk mendukung masa depan yang lebih berkelanjutan.

Pengembangan PLTA Batangtoru diharapkan dapat terus mendukung penyediaan energi baru terbarukan yang andal, memperkuat sistem kelistrikan nasional, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat melalui pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+