Pemkab Batang sebut realisasi investasi semester I Rp6,1 triliun

July 2026 · 2 minute read

Pemkab Batang sebut realisasi investasi semester I Rp6,1 triliun

Senin, 20 Juli 2026 16:51 WIB

Image Print

Kawasan Industri Terpadu Batang. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Batang)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebutkan realisasi nilai investasi di daerahnya selama semester pertama 2026 mencapai sekitar Rp6,1 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang Margo Santosa di Batang, Senin, mengatakan bahwa realisasi investasi tersebut selain menggerakkan roda perekonomian di daerah juga membuka lapangan kerja bagi 5.396 tenaga kerja lokal.

"Kami terus meningkatkan kemudahan pelayanan kepada investor untuk berinvestasi di daerah ini sebagai upaya mendongkrak capaian investasi di daerah," katanya.

Menurut dia, kebijakan kemudahan perizinan dan pelayanan prima yang dijalankan oleh Bupati Batang Faiz Kurniawan dengan Wakil Bupati Suyono menjadi faktor utama yang memberi rasa aman dan nyaman bagi investor menanamkan modal di daerah.

Ia mengatakan aliran modal dari penanaman modal asing (PMA) masih mendominasi dalam realisasi investasi ini dengan kontribusi mencapai Rp1,8 triliun sedangkan nilai investasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp461,55 miliar.

Pemerintah daerah, kata dia, kini masih menyiapkan sejumlah proyek strategis berdaya ungkit tinggi, di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Batang Industrial Park (BIP).

"Kedua kawasan itu dirancang sebagai lokomotif utama guna menarik investasi skala besar di masa mendatang. Jika seluruh potensi di KEK dan BIP dapat terealisasi maka dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi akan sangat signifikan," katanya.

Ia yang didampingi Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Sri Cahyaningrum mengatakan pihaknya terus melakukan pendekatan intensif melalui koordinasi lintas sektor, penyederhanaan birokrasi perizinan, serta fasilitasi pemenuhan kebutuhan infrastruktur.

Saat ini, kata dia, pemerintah daerah juga tengah merampungkan Peraturan Bupati tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 mengenai insentif dan kemudahan investasi.

"Regulasi turunan itu diharapkan mampu memperkuat daya tarik Batang pada para pemodal. Oleh karena itu, kami optimistis dengan regulasi ini target realisasi investasi yang dipatok Rp7,2 triliun dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 akan terlampaui," katanya.


Baca juga: Pemkab Batang tingkatkan pelayanan ke investor untuk memacu investasi

Pewarta: Kutnadi
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.