Pemda Flotim masih menunggu petunjuk terkait penambahan Bansos pangan
Senin, 14 September 2026 13:03 WIB
Arsip. Buruh pelabuhan menurunkan sejumlah karung beras impor dari Vietnam dari atas kapal di Pelabuhan Multiguna, Tenau Kupang,NTT, .ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan masih menunggu petunjuk serta arahan pemerintah pusat, terkait penambahan bantuan sosial (Bansos) beras untuk periode Oktober hingga Desember 2026.
“Terkait Bansos pangan beras di Oktober hingga Desember tahun ini, sampai saat ini belum ada instruksi jadi belum ada laporan penambahan,” kata Pelaksana Tugas Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Josef Sadi Openg saat dihubungi dari Kupang, Senin, terkait jumlah penambahan bansos beras untuk keluarga penerima bantuan sosial periode Oktober hingga Desember 2026.
Josef mengatakan sudah berkoordinasi dengan Bulog di Flores Timur, namun pihak Bulog juga belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.
“Tentunya kita berharap agar program tersebut terealisasi sehingga dapat membantu masyarakat kurang mampu di Flores Timur,” ujar dia.
Ia mengatakan sejak Februari hingga Maret dan periode kedua Juli hingga September 2026, sudah disalurkan semua bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat.
Josef merincikan periode Februari hingga Maret 2026 jumlah penerima manfaat mencapai 33.487 kepala keluarga (KK). Jumlah beras yang diterima mencapai 669.740 ton beras. Sementara minyak goreng jumlah yang disalurkan mencapai 133.948 liter.
Sementara di periode kedua jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 36.365 KK.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.