Pegadaian Syariah Bengkulu gelar pemeriksaan kesehatan ibu hamil - ANTARA News Bengkulu

August 2026 · 2 minute read

Kota Bengkulu (ANTARA) - PT Pegadaian Syariah bersama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Bengkulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pemberian multivitamin kepada ibu hamil sebagai salah satu upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Pemeriksaan kesehatan terhadap ibu hamil tersebut merupakan program Pegadaian Syariah yaitu Merdeka Stunting 2026 dan menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting di Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu.

"Memang ini menjadi salah satu perhatian Pegadaian untuk menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu. Dari data yang disampaikan dokter, angka stunting kita masih sekitar 18 persen," kata Kepala Pegadaian Syariah cabang Bengkulu Heriyadi di Kota Bengkulu, Rabu.

Ia menyebut, program Merdeka Stunting merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap persoalan kesehatan masyarakat.

Untuk itu, dia berharap dengan adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membantu menurunkan angka stunting di Kota Bengkulu.

Di sisi lain, Ketua POGI Bengkulu dr. Taufik Hidayat menerangkan bahwa para peserta yang merupakan ibu hamil mendapatkan layanan ultrasonografi (USG) gratis, pemberian vitamin bagi ibu hamil, serta edukasi dan penyuluhan mengenai pencegahan stunting.

Menurut dia, pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pertumbuhan janin.

Berdasarkan data 2024, angka stunting di Bengkulu sekitar 18,8 persen, sedikit di bawah angka nasional yang berada di kisaran 19,6 persen.

Diketahui, kegiatan Merdeka Stunting 2026 dilaksanakan serentak di 36 kota di Indonesia, dan pertama kali untuk Provinsi Bengkulu.

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.