Kecamatan Cipayung bagikan ratusan masker kepada pengendara di Jakarta Timur untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik
Kecamatan Cipayung membagikan ratusan masker kepada sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Raya Bina Marga, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (7/9/2026). Pembagian masker dilakukan sebagai upaya mengantisipasi paparan abu vulkanik di udara. Kegiatan tersebut dipimpin Camat Cipayung Diman dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Puskesmas Kecamatan, Satpol PP Kecamatan, PTSP, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, serta Sudin Perhubungan. (Dok. BeritaJakarta/Andri Widiyanto)
Petugas membagikan ratusan masker jenis duckbill kepada pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di lokasi. Pembagian dilakukan secara langsung kepada warga yang beraktivitas di jalan. Selain membagikan masker, petugas juga memberikan edukasi kepada pengendara mengenai bahaya abu vulkanik dan pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. (Dok. BeritaJakarta/Andri Widiyanto)
Penggunaan masker diharapkan dapat meminimalisir masuknya partikel-partikel abu vulkanik ke dalam saluran pernapasan. Warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak abu vulkanik. (Dok. BeritaJakarta/Andri Widiyanto)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta tenang dan waspada. "Khususnya kepada masyarakat Jakarta, saya menghimbau untuk tetap tenang dan waspada. Saat ini, Gunung Anak Rakatau berada pada level 3 atau siaga. Saat ini, abu vulkanik Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya di Jakarta," kata Pramono, dalam video yang diunggah di Instagramnya, Minggu (6/9/2026). (Dok. BeritaJakarta/Andri Widiyanto)
Ia mengimbau warga yang rumahnya terdampak abu vulkanik menerapkan 5M serta membatasi aktivitas di luar ruangan. Ia menginformasikan warga untuk membersihkan abu dengan membasahinya terlebih dulu. (Dok. BeritaJakarta/Andri Widiyanto)