PAM Bandarmasih waspadai pencurian meter air ganggu layanan pelanggan - ANTARA News Kalimantan Selatan

July 2026 · 3 minute read

Banjarmasin (ANTARA) - PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda), Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mewaspadai maraknya pencurian meter air yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada pelanggan, mulai dari kebocoran sambungan, terganggunya distribusi air, hingga terhambatnya pencatatan pemakaian air setiap bulan.

PAM Bandarmasih mengingatkan, pelanggan agar meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kondisi meter air tetap berada pada posisi standar, mudah terlihat, dan tidak terhalang benda apa pun. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran pembacaan meter sekaligus mengurangi risiko pencurian.

Direktur Operasional PAM Bandarmasih Irwan Firmana di Banjarmasin, Kamis, mengatakan perusahaan masih menemukan kasus pencurian meter air di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga aset pelayanan tersebut. 

"Meter air merupakan aset pelayanan yang harus dijaga bersama. Apabila ada orang yang mencurigakan atau diduga melakukan pencurian meter air, segera laporkan kepada pihak berwajib maupun kepada PAM Bandarmasih agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Menurut Irwan, kehilangan meter air tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat menyebabkan kebocoran pada sambungan pelanggan, mengganggu distribusi air bersih, serta mempengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain mengantisipasi pencurian, perusahaan juga meminta pelanggan memastikan lokasi meter air tetap terbuka agar petugas dapat melakukan pembacaan pemakaian air secara akurat setiap bulan. Meter air yang tertutup tanaman, pagar, kendaraan, maupun material bangunan sering kali menghambat pekerjaan petugas di lapangan.

Dia menjelaskan, posisi meter air yang mudah dijangkau tidak hanya mempercepat pencatatan konsumsi air, tetapi juga memudahkan petugas melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi kebocoran atau gangguan pada instalasi pelanggan. 

"Kami mengimbau seluruh pelanggan agar memastikan lokasi meter air tetap terbuka dan mudah dijangkau petugas. Jangan sampai meter air tertutup semak, pot bunga, kendaraan, atau bangunan tambahan sehingga proses pembacaan meter menjadi terhambat," katanya.

Pelanggan juga diminta menjaga kebersihan meter air agar angka pemakaian dapat terbaca dengan jelas. Langkah sederhana tersebut dinilai mendukung ketepatan pencatatan konsumsi air sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

PAM Bandarmasih menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem pelayanan air bersih. Laporan cepat dari pelanggan terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar meter air akan memudahkan perusahaan mengambil langkah penanganan.

Perusahaan berharap upaya pencegahan pencurian meter air dapat menekan potensi gangguan distribusi air dan menghindari kerugian yang dialami pelanggan akibat kerusakan sambungan maupun hilangnya meter air.

"Dukungan masyarakat sangat kami harapkan. Dengan menjaga meter air tetap pada posisi yang benar, mudah diakses, serta aman dari tindak pencurian, pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan maksimal," ujar Irwan. 

Selain itu, dia berharap kolaborasi antara perusahaan dan pelanggan mampu menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih yang andal di Kota Banjarmasin.

Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.