Jakarta -
Pabrik oli palsu digerebek di Cengkareng, Jakarta Barat. Pelumas yang dipalsukan adalah Pertamina. Simak cara mengetahui oli yang asli.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan para pelaku melakukan kejahatan itu dengan cara mengoplos oli bekas dengan sejumlah bahan. Oli bekas itu kemudian dijual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi oli yang bekas sudah hitam pekat dicampur dengan DND dan parafin tersebut menjadi jernih, seakan jernih. Tapi kualitasnya adalah masih kualitas bekas. Walaupun warnanya telah jernih, tapi dia kualitas tetap kualitas bekas," jelasnya.
Tak hanya itu, para pelaku melakukan modus menempelkan merek pada oli bekas. Mereka mencetak tulisan dan logo persis seperti merek asli produk untuk mengelabui konsumen.
"Sehingga inilah yang dimanfaatkan, kemudian dicetak seakan-akan itu adalah oli resmi dari Pertamina. Ya, drumnya, kemudian cetakan tutupnya seakan-akan itu resmi dari Pertamina dan dijual kepada konsumen dengan harga seperti oli resmi, oli baru dari Pertamina. Jadi inilah yang menjadi modus mereka melakukan tindak pidana tersebut," ungkapnya.
Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya oli bekas dalam drum hingga bahan oplosannya.
"Barang bukti rekan-rekan bisa lihat, ada 18 drum oli rekoondisi, kemudian 10 drum bahan oli, dan lain-lain sebagainya. Nanti kita bisa tanya kepada penyidik bagaimana mereka memproduksi oli bekas tersebut," kata dia.
Sebenarnya ada cara untuk mengetahui keaslian oli dari kemasan.
Dikutip dari website Pertamina, begini cara cek produk asli pelumas Pertamina.
- Saat tutup botol dibuka, tampilan warna botol bagian dalam berbeda dengan warna bagian luar
- Terdapat 8 Digit Nomor di bagian tutup botol dan body botol dengan posisi lurus, tegak dan sejajar.
- Hologram original; ada tulisan 'Original' yang halus, dibaca dengan kemiringan 45 derajat +/- 5(derajat).
- Nomor QR Code terdiri dari 9 karakter (huruf dan angka). Setiap botol pasti memiliki nomor QR Code yang berbeda bila ada nomor QR Code yang sama di dua botol, berarti palsu.
(riar/din)