Banda Aceh (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh memperkuat literasi dan inklusi keuangan pelajar melalui peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan di Kabupaten Bireuen
Kepala OJK Provinsi Aceh Daddi Peryoga di Banda Aceh, Jumat, mengatakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan sejak usia sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk perilaku keuangan masyarakat yang sehat dan bertanggung jawab.
"Menabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, melainkan cara kita menabung harapan dan merancang masa depan yang berdaulat," kata Daddi Peryoga.
Sebelumnya, OJK Provinsi Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh menyosialisasikan literasi dan inklusi keuangan kepada pelajar.
Kegiatan dirangkai peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan tersebut diikuti 1.300 pelajar dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bireuen, SMA Negeri 1 Juli, dan Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen.
Dalam kegiatan tersebut, OJK Provinsi Aceh bersama industri jasa keuangan menyerahkan 1.150 rekening tabungan dan 1.000 polis asuransi kecelakaan kepada pelajar
"Pembukaan rekening tabungan diharapkan dapat mendorong pelajar membangun kebiasaan menabung sejak dini, sedangkan kepemilikan perlindungan asuransi memberikan manfaat perlindungan terhadap risiko kecelakaan diri sesuai dengan ketentuan polis," katanya
Melalui kegiatan tersebut, kata Daddi Peryoga, OJK Perwakilan Aceh ingin memastikan pelajar tidak hanya memahami pentingnya menabung, tetapi juga mengenal produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan serta memahami pentingnya pelindungan terhadap berbagai risiko.
Daddi Peryoga menambahkan OJK terus mendorong perluasan akses keuangan formal melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan industri jasa keuangan agar manfaat sektor jasa keuangan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
"Kehadiran OJK di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata. Karena itu, edukasi keuangan perlu berjalan beriringan dengan pembukaan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Daddi Peryoga.
Bupati Bireuen Mukhlis mengapresiasi sinergi OJK Provinsi Aceh, industri jasa keuangan, dan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperluas edukasi serta akses keuangan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Aceh, jajaran perbankan, dan industri jasa keuangan atas kolaborasi yang telah terbangun. Edukasi dan akses keuangan bagi pelajar merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang lebih mandiri dan mampu mengelola keuangan secara bijak," kata Mukhlis.
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.