Momen Ricuh Antara Real Betis vs Bournemouth! Antony dan Alex Scott Diusir Wasit

August 2026 · 2 minute read

Real Betis vs Bournemouth

Laga pramusim Bournemouth melawan Real Betis di Estadio La Cartuja, Sevilla, berubah panas setelah Antony terlibat keributan dengan sejumlah pemain Bournemouth. Eks Manchester United itu akhirnya mendapat kartu merah bersama gelandang Inggris Alex Scott.

Pertandingan yang berakhir 2-2 tersebut sebenarnya menjadi ujian penting bagi kedua tim. Namun, insiden menjelang turun minum justru menjadi cerita utama dari laga ini.

Keributan bermula ketika striker Real Betis, Nelson Deossa, menendang bola keras ke arah Bafode Diakite. Deossa hanya mendapat kartu kuning dari wasit.

Keputusan tersebut rupanya tidak membuat situasi mereda.

Sejumlah pemain Bournemouth kemudian mendatangi Deossa. Antony berada di tengah keributan dan terlihat mendorong beberapa pemain The Cherries.

Scott kemudian bergegas menghampiri pemain asal Brasil tersebut.

BACA JUGA:

Gelandang Bournemouth itu terlihat mengacungkan jarinya ke wajah Antony. Scott kemudian berjalan menjauh, tetapi Antony yang masih terbawa emosi berusaha mengajaknya kembali terlibat dalam pertengkaran.

Wasit akhirnya turun tangan untuk menghentikan keributan. Keputusannya cukup tegas: Antony dan Scott sama-sama mendapat kartu merah.

Keduanya pun meninggalkan lapangan dan berjalan menuju ruang ganti sesaat sebelum babak pertama berakhir.

Bournemouth Tetap Anggap Laga sebagai Ujian Positif

Di luar insiden tersebut, Bournemouth dan Real Betis menyelesaikan pertandingan dengan skor 2-2.

Pelatih Bournemouth, Marco Rose, tetap melihat laga ini sebagai bagian penting dari persiapan tim. Menurutnya, pertandingan melawan tim level Eropa seperti Real Betis memberikan pengalaman yang dibutuhkan sebelum musim dimulai.

Rose juga menyoroti kondisi pertandingan yang berlangsung dalam cuaca sangat panas. Suhu di Sevilla bahkan disebut mencapai lebih dari 40 derajat.

Bournemouth sempat kesulitan ketika mencoba membangun permainan melalui penguasaan bola. Mereka terlalu sering kehilangan bola pada awal laga.

Namun, performa The Cherries membaik setelah mulai mengandalkan pressing.

Salah satu gol Bournemouth tercipta setelah mereka berhasil merebut bola dan melancarkan serangan. Rose juga menilai dua gol yang bersarang ke gawang timnya sebenarnya bisa dicegah dengan pertahanan yang lebih baik.

“Kami mengalami sedikit kesulitan di awal dengan permainan penguasaan bola, kami kehilangan terlalu banyak bola. Namun kemudian kami menunjukkan kekuatan kami, melakukan pressing dan masuk ke dalam pertandingan,” kata Rose.

Ia tetap puas dengan pengalaman yang didapat Bournemouth dari pertandingan tersebut. Setelah menghadapi Real Betis, Bournemouth dijadwalkan menjalani laga berikutnya melawan Mainz sebelum memasuki musim baru.