Mercedes Jip Indonesia Napak Tilas Sejarah Kerajaan Jawa-Bali

August 2026 ยท 3 minute read

Jakarta -

Mercedes Jip Indonesia (MJI) mengadakan perjalanan turing dengan mengusung tema "Royal Heritage" yang penuh dengan cerita dan pengalaman. Berbeda dengan perjalanan sebelumnya, kini para pecinta mobil bongsor asal Eropa berkeliling Jawa-Bali melusuri sejarah kerajaan, budaya yang ada di Jawa-Bali.

Sekitar 50 kendaraan Mercedes Jip dan 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia bergabung dalam perjalanan ini. Mercedes Jip Indonesia mengatakan bahwa momen ini adalah sebuah perjalanan untuk mengenal sejarah, budaya, alam, serta mempererat persaudaraan di antara mereka.

"Royal Heritage mengingatkan kami bahwa turing bukan sekadar menghitung jarak atau mengejar jumlah destinasi, namun lebih daripada itu, yakni tentang orang-orang yang berjalan bersama, pengalaman yang dibagikan, tantangan yang dilalui, serta kenangan yang tercipta sepanjang perjalanan," ujar Ketua Turing, Ngurah Firnanda dalam siaran pers yang diterima detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama sepuluh hari, rombongan melintasi Pulau Jawa hingga Bali dan di setiap destinasi dipilih khusus untuk mengungkapkan cerita unik tentang sejarah panjang Nusantara. Mulai dari jejak kerajaan, kehidupan pesisir, hingga kekayaan warisan budaya yang masih lestari hingga kini.

Di awal perjalanan Royal Heritage, peserta menelusuri berbagai situs bersejarah, mulai dari mengunjungi Keraton Cirebon, Keraton Yogyakarta, Keraton Mangkunegaran Surakarta hingga Trowulan di Mojokerto tempat yang dikenal sebagai pusat penting dalam sejarah Kerajaan Majapahit.

Esoknya perjalanan ke Bondowoso, yang dikenal sebagai Bumi Ki Ronggo, komunitas MJI melakukan kegiatan light off road sekitar kawah wurung serta bakti sosial area Taman Galuh sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat setempat.

Mercedes Jip Indonesia (MJI) kembali mengadakan perjalanan turing dengan mengusung tema Mercedes Jip Indonesia (MJI) kembali mengadakan perjalanan turing dengan mengusung tema "Royal Heritage". Foto: dok. Mercedes Jip Indonesia

Aktivitas sosial ini menjadi bagian penting dari perjalanan, karena bagi MJI, turing bukan hanya soal menikmati perjalanan, tetapi juga memberikan dampak positif di setiap wilayah yang dikunjungi.

Lanjut ke Banyuwangi, perjalanan Royal Heritage di awali berkunjung ke De Djawatan, Benculuk. Sebuah kawasan dengan pepohonan trembesi raksasa yang memberikan suasana sejuk dan rindang.

Royal Heritage kemudian menyentuh sisi petualangan dengan jalan cross country di selatan Banyuwangi, dimana jalur aspal berganti menjadi medan yang lebih menantang, membawa peserta ke tanah berbatu, tanjakan terjal, turunan tajam, dan bentang alam yang masih alami.

Di sinilah kemampuan kendaraan dan peserta benar-benar diuji, bukan hanya soal performa kendaraan; namun bagi peserta ini juga tentang menguji dan meningkatkan rasa kebersamaan.

Dari Banyuwangi, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bali, memasuki babak baru dengan latar sejarah dan budaya yang berbeda. Salah satu destinasi adalah kawasan Black Lava Gunung Batur.

Tempat ini menyajikan perpaduan seni, tradisi, arsitektur, dan cara hidup masyarakat yang membentuk kebudayaan dinamis.

Mercedes Jip Indonesia (MJI) kembali mengadakan perjalanan turing dengan mengusung tema Mercedes Jip Indonesia (MJI) kembali mengadakan perjalanan turing dengan mengusung tema "Royal Heritage". Foto: dok. Mercedes Jip Indonesia

Bagi peserta Royal Heritage, Ubud menunjukkan bahwa warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu. Ini adalah sesuatu yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Perjalanan kemudian membawa rombongan ke Klungkung, salah satu tempat penting dalam sejarah kerajaan di Bali Di sini, peserta mengeksplorasi jejak Kerajaan Klungkung, termasuk Kerta Gosa yang menjadi peninggalan penting kerajaan tersebut.

Bangunan ini menyimpan nilai arsitektur sekaligus cerita tentang pemerintahan dan peradilan pada masa Puputan Klungkung 1908, sebuah peristiwa penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Bali.

Setelah sembilan hari perjalanan, Royal Heritage ditutup dengan Malam Katana di Kuta. Kuta menjadi penutup yang sempurna untuk perjalanan panjang ini.

Mulai dari sejarah Banyuwangi, hutan De Djawatan, kehidupan pesisir pelabuhan Muncar, jalur petualangan di selatan Banyuwangi, hingga jejak kerajaan dan budaya Bali, semuanya dirangkai menjadi satu cerita utuh dalam perjalanan ini.

(lth/dry)