Mendikdasmen Ajukan Tambahan Anggaran untuk Renovasi 100 Ribu Sekolah Mulai 2027

August 2026 ยท 2 minute read

Putri Dinda Permata Sari

| 15 Agustus 2026, 12:05 WIB

Mendikdasmen Ajukan Tambahan Anggaran untuk Renovasi 100 Ribu Sekolah Mulai 2027

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, menyebut program renovasi sekolah memiliki cakupan nasional di seluruh Indonesia. - Foto: Setpres

AKURAT.CO Pemerintah berencana memperluas program renovasi sekolah di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan hal tersebut dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR DPD RI.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengatakan, pihaknya akan mengusulkan tambahan anggaran untuk mendukung renovasi bangunan sekolah mulai 2027.

Ia mengatakan, anggaran renovasi sekolah untuk program yang telah berjalan pada 2025 dan 2026 diharapkan dapat diselesaikan sesuai target. Selanjutnya, akan diusulkan anggaran baru untuk memperluas cakupan renovasi di tahun 2027.

"Anggarannya masih kita mintakan kepada Kementerian Keuangan untuk ada penambahan anggaran di tahun 2027," ujar Abdul Mu'ti, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Dulu Jual Kacang, Siswi Sekolah Rakyat Ini Kini Punya Harapan untuk Masa Depan Cemerlang

Menurutnya, pemerintah menargetkan renovasi dapat mencakup hingga 100 ribu satuan pendidikan pada 2027. Namun, target tersebut masih menunggu persetujuan dan pengalokasian anggaran dari Kementerian Keuangan.

"Yang 2025, 2026 yang sudah sama Pak Presiden insyaallah sudah bisa selesai sehingga nanti tahun 2027 kita usahakan untuk dapat bisa dianggarkan untuk 100 ribu satuan pendidikan," jelas Abdul Mu'ti.

Angka tersebut masih berupa usulan pemerintah dan belum menjadi alokasi anggaran definitif.

"Mudah-mudahan. Tapi ini masih kita usulkan kembali kepada menteri keuangan," tuturnya.

Program renovasi sekolah memiliki cakupan nasional. Artinya, pelaksanaannya tidak hanya difokuskan pada wilayah tertentu, tetapi menjangkau satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: 10 Ide Bekal Bertema Kemerdekaan untuk Anak, Kreatif dan Bikin Semangat ke Sekolah

"Seluruh Indonesia," kata Abdul Mu'ti.

Pemerintah akan memprioritaskan sekolah yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, sekolah dengan tingkat kerusakan sedang serta satuan pendidikan yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) juga menjadi sasaran renovasi.

"Renovasi sekolah rusak berat kan tahun ini prioritas kita, nanti yang rusak berat sama rusak sedang dan 3T," ujar Abdul Mu'ti.