Luhut sebut bansos "Cash transfer" bakal diuji coba awal 2027 - ANTARA News Jambi

September 2026 · 2 minute read
......Karena bansos itu nanti kita mungkin tidak berikan lagi insentif kepada produk, kita akan berikan insentif kepada orang langsung.......

Subang, Jawa Barat (ANTARA) - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pemerintah akan melakukan uji coba program bantuan sosial (bansos) berbasis transfer tunai langsung atau cash transfer pada awal 2027.

"Karena bansos itu nanti kita mungkin tidak berikan lagi insentif kepada produk, kita akan berikan insentif kepada orang langsung. Jadi nanti sekian puluh juta atau ratus juta penduduk kita yang qualified untuk menerima cash transfer itu saya kira bisa kita lakukan pada awal tahun depan. Kita akan uji coba pada awal 2027," ujar Luhut, di Subang, Jawa Barat, Kamis.

Luhut menyampaikan, pemerintah saat ini tengah mempromosikan government technology berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan transparansi.

Luhut menilai penggunaan teknologi digital akan menjadi langkah besar dalam tata kelola pemerintahan, karena dapat mengurangi potensi penyimpangan melalui minimnya interaksi langsung dalam proses administrasi.

"Karena pertemuan orang-orang akan sangat berkurang, karena semua dengan face recognition, dengan biometrik itu sudah bisa semua didapat. Pendataan ini saya kira satu loncatan yang hebat di jaman pemerintahannya Presiden Prabowo," katanya pula.

Ia menjelaskan, pemerintah juga akan melibatkan pemerintah daerah dalam proses pendataan calon penerima manfaat. Pemda diminta melakukan registrasi masyarakat yang berhak mendapatkan bansos.

"Kita dukung semua dan semua pemda saya kira akan terlibat, saya sudah minta juga untuk me-register, mendaftar untuk yang ingin dapat bansos," ujar Luhut.

Disampaikan Luhut pula, Indonesia memiliki potensi ekonomi besar seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kelas menengah.

"Indonesia tahun depan ini akan berpenduduk 300 juta. Jadi bukan jumlah yang kecil, jadi market-nya makin luas dan juga nanti kelas menengah juga akan naik," kata Luhut.

Baca juga: Sinkronisasi data BKKBN dan BPS pemicu perubahan status desil bansos

Baca juga: Kemensos libatkan agen perubahan dampingi digitalisasi bansos

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.