Limapuluh Kota (ANTARA) - Ketika listrik hadir lebih dekat, peluang masyarakat untuk belajar, bekerja, berusaha, dan berkembang pun semakin terbuka. Semangat inilah yang menjadi bagian dari penguatan sinergi antara PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mendorong pemerataan akses listrik sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam audiensi PLN UP3 Payakumbuh bersama Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota pada 11 Agustus 2026 di Kabupaten Lima Puluh Kota. Pertemuan ini dihadiri Bupati Lima Puluh Kota H. Safni, Kepala Dinas DLHPKP Kabupaten Lima Puluh Kota Nopriyadi Syukri, S.T., Manager PLN UP3 Payakumbuh Yessi Indra beserta jajaran, serta Manager ULP Lima Puluh Kota beserta tim.
Dalam audiensi tersebut, PLN dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari percepatan Program Listrik Desa, pengembangan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Pada aspek pemerataan kelistrikan, koordinasi antara PLN dan pemerintah daerah diarahkan untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat dapat dipetakan dengan baik, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan. Program Listrik Desa diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap listrik sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi kehidupan sosial dan ekonomi.
Ketersediaan listrik yang memadai memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Rumah tangga dapat menjalankan aktivitas dengan lebih nyaman, anak-anak memiliki dukungan penerangan untuk belajar, sementara pelaku UMKM dan sektor produktif memperoleh energi yang dibutuhkan untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya. Dengan demikian, pemerataan listrik menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.
General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini menegaskan bahwa pembangunan kelistrikan harus memiliki orientasi yang jelas pada manfaat dan kemajuan masyarakat.
“Bagi kami, setiap pembangunan infrastruktur kelistrikan harus bermuara pada satu hal, yaitu manfaat bagi masyarakat. Ketika listrik semakin merata dan andal, kita sedang membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraannya. Karena itu, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar setiap potensi dan kebutuhan masyarakat dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata,” ujar Ririn.
Selain pemerataan akses listrik, PLN juga mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kabupaten Lima Puluh Kota melalui penjajakan pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses fasilitas pengisian kendaraan listrik sekaligus mendukung kesiapan daerah dalam menghadapi transformasi transportasi berbasis energi bersih.
Kehadiran SPKLU juga dapat menjadi bagian dari kesiapan daerah dalam menyambut pertumbuhan kendaraan listrik. Dengan infrastruktur pengisian daya yang semakin tersedia, masyarakat memiliki pilihan mobilitas yang lebih beragam, sementara pemerintah daerah dapat memperkuat pembangunan yang berorientasi pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.
“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik merupakan bagian dari kesiapan kita menghadapi kebutuhan energi dan mobilitas masyarakat di masa depan. Kami ingin memastikan transformasi ini tidak berhenti pada teknologi, tetapi menghadirkan kemudahan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat serta mendukung pertumbuhan daerah secara berkelanjutan,” tambah Ririn.
Manager PLN UP3 Payakumbuh Yessi Indra menyampaikan bahwa PLN siap menyelaraskan program ketenagalistrikan dengan kebutuhan dan arah pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sangat penting agar pembangunan kelistrikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Kami siap berkolaborasi untuk mendukung pemerataan listrik, penguatan aktivitas ekonomi masyarakat, hingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah,” kata Yessi.
Bupati Lima Puluh Kota H. Safni menyambut baik penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dan PLN, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan infrastruktur kelistrikan serta berbagai program strategis yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penguatan sinergi ini menegaskan bahwa energi listrik memiliki peran lebih luas dari sekadar penerangan. Listrik menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus fondasi bagi tumbuhnya pendidikan, usaha, layanan publik, dan aktivitas ekonomi. Dari rumah hingga pusat-pusat kegiatan ekonomi, energi yang semakin merata diharapkan terus membuka peluang baru, memperkuat produktivitas, dan menghadirkan masa depan yang lebih maju serta sejahtera bagi masyarakat Lima Puluh Kota.