Lampung Tapis Karnaval 2026 promosikan wastra tradisional dan pariwisata
Jumat, 17 Juli 2026 17:27 WIB
Ilustrasi- Peserta karnaval topeng di Krakatau Festival 2025. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Jadi Lampung Tapis Karnaval ini adalah bagian dari rangkaian acara Krakatau Festival 2026
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah mengatakan penyelenggaraan agenda Lampung Tapis Karnaval 2026 sebagai upaya untuk memperkenalkan lebih luas wastra tradisional sekaligus mempromosikan sektor pariwisata daerah.
"Jadi Lampung Tapis Karnaval ini adalah bagian dari rangkaian acara Krakatau Festival 2026 yang kegiatannya akan berlangsung pada 25-30 Agustus mendatang," ujar Kepala Disparekraf Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan gelaran Lampung Tapis Karnaval tersebut bertujuan untuk memperluas promosi pariwisata, budaya serta memperkenalkan wastra tradisional Lampung berupa kain tapis kepada masyarakat secara luas, dan menargetkan partisipan sebanyak 6.000 peserta.
"Dalam karnaval itu nanti kami akan mengundang berbagai pihak terkait untuk berpartisipasi, termasuk dari dunia pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi," katanya.
Dia menjelaskan Lampung Tapis Karnaval tersebut akan menampilkan peserta karnaval yang menggunakan busana khas budaya Lampung, yakni dengan menggunakan kain tapis yang dikreasikan dengan unsur modern.
"Meski nantinya dikreasikan dengan unsur modern sekreatif mungkin, namun tidak menghilangkan unsur budaya dari tapis sebagai wastra khas Lampung. Untuk konsep secara detail saat ini kami masih terus mempersiapkannya," ucap dia.
Agenda Lampung Tapis Karnaval yang akan dilaksanakan pada 30 Agustus 2026 akan menjadi bagian dari Festival Krakatau 2026, mengusung filosofi Nengah Nyappur sebuah falsafah hidup masyarakat Lampung yang mengandung makna memiliki keterbukaan, ramah, mudah bergaul, dan mampu membangun harmonis dengan sesama.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.