Kota di Kalimantan dan Sumatra Dominasi Wilayah dengan Polusi Udara Terburuk - Nasional Katadata.co.id

October 2026 · 2 minute read

Sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatra masih ditutupi polusi udara dengan level berbahaya pagi ini, Kamis (1/10). Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pukul 09.11 WIB, polusi udara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menjadi yang terburuk dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara tembus 914.

Menurut KLH, kualitas udara dalam kondisi berbahaya dapat merugikan kesehatan secara serius pada populasi dan membutuhkan penanganan yang cepat. Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan. 

"Kelompok sensitif tetap berada di dalam ruangan dan hanya melakukan sedikit aktivitas. Setiap orang menghindari semua aktivitas di luar ruangan," kata KLH dalam keterangan tertulis, pada Kamis (1/10).

Selain Kota Palangka Raya, beberapa wilayah juga terpantau memiliki kualitas udara berbahaya. Berikut daftarnya:

  1. Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 914 dengan polutan utama PM2,5
  2. Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, nilai ISPU 598 dengan polutan utama PM10
  3. Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 519 dengan polutan utama PM2,5
  4. Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, nilai ISPU 394 dengan polutan utama PM2,5
  5. Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, nilai ISPU 387 dengan polutan utama PM2,5
  6. Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, nilai ISPU 320 dengan polutan utama PM2,5 
  7. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatra Selatan, nilai ISPU 326 dengan polutan utama PM2,5
  8. Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, nilai ISPU 318 dengan polutan utama PM2,5
  9. Kota Jambi, Jambi, nilai ISPU 307 dengan polutan utama PM2,5

Sementara itu, kualitas udara paling sehat terpantau berada di Kota Gorontalo dengan nilai ISPU hanya 20. Kualitas udara serupa juga dapat dijumpai di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan nilai ISPU 22.

Nilai ISPU tergolong 'Baik' berada dalam rentang 0-50. Artinya, tidak memberi efek negatif bagi kesehatan dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan di luar ruangan.

Nilai ISPU 'Sedang' berada pada rentang 51-100, menjadi tanda agar kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit jantung dan paru untuk berhati-hati beraktivitas di luar ruangan. 

Sementara itu, ketika nilai ISPU 'Tidak Sehat' berada dalam rentang 101-200, semua orang diminta waspada dan mengurangi aktivitas fisik terlalu lama di luar ruangan. Nilai ISPU akan mencapai level 'Sangat Tidak Sehat' pada rentang 201-300, semua orang diminta untuk menghindari aktivitas fisik terlalu lama di luar ruangan.

Adapun kualitas udara bisa tergolong berbahaya ketika berada nilai ISPU lebih dari 300. Semua orang diminta untuk menghindari aktivitas di luar ruangan. Sebab, tingkat kualitas udara berbahaya dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius dan membutuhkan penanganan yang cepat.