Bagikan:
SURABAYA - Jumlah korban KMP Mutiara Sentosa II yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit PHC Surabaya bertambah menjadi 15 orang hingga Rabu 5 Agustus pagi. Para korban mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah terlibat dalam insiden kebakaran kapal dan sempat bertahan di laut.
Mayoritas korban mengeluhkan sakit kepala, mual, serta muntah. Kondisi tersebut diduga akibat banyaknya air laut yang tertelan saat mereka berusaha menyelamatkan diri dan berenang menuju lokasi kapal penyelamat.
Dari total 15 korban yang dirawat di RS PHC Surabaya, sebanyak 11 orang menjalani rawat inap dan empat orang menjalani rawat jalan. Berdasarkan kelompok usia, sebagian besar korban merupakan orang dewasa sebanyak 10 orang, tiga orang balita, serta satu orang lansia.
Direktur RS PHC Surabaya dr Rony Kurniawan mengatakan, kondisi kesehatan para korban terus dipantau oleh tim medis. Keluhan yang paling banyak dirasakan korban berkaitan dengan dampak setelah berada cukup lama di laut.
"Mayoritas mereka mengalami sakit kepala, mual, dan muntah, diduga akibat kebanyakan tertelan air laut ketika berenang di laut menuju lokasi kapal penyelamat," ungkap dr Rony Kurniawan.
Para korban KMP Mutiara Sentosa II tiba di RS PHC Surabaya secara bertahap. Gelombang pertama datang pada Senin 3 Agustus dini hari melalui KM Siantar dengan jumlah sembilan orang.
Kemudian, dua korban lainnya tiba pada Senin pagi setelah dievakuasi menggunakan KRI Nala. Selanjutnya, korban kembali datang melalui KM Hasnur pada Selasa siang.
Selain dari kapal penyelamat, RS PHC Surabaya juga menerima tiga korban yang sebelumnya ditempatkan di hotel tempat mereka menginap. Ketiga korban tersebut tiba di rumah sakit pada Selasa malam untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Tim medis RS PHC Surabaya terus melakukan observasi terhadap kondisi seluruh pasien, terutama korban yang masih menjalani rawat inap.
Pihak rumah sakit menyampaikan, apabila kondisi pasien rawat inap membaik setelah menjalani pemantauan, mereka berpotensi diperbolehkan melanjutkan perawatan sebagai pasien rawat jalan.
BACA JUGA:
Peristiwa KMP Mutiara Sentosa II sebelumnya terjadi saat kapal mengalami kebakaran di Perairan Sumenep, Jawa Timur. Proses evakuasi terhadap para korban dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan unsur TNI Angkatan Laut.
Hingga kini, proses penanganan korban masih berlangsung, baik terhadap korban yang menjalani perawatan medis maupun proses identifikasi dan pencarian penumpang yang masih belum ditemukan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+