Jakarta -
Restoran baru di Sarinah ini menawarkan konsep kopitiam dengan menu peranakan Nusantara. Berbagai macam jajanan pasar hingga nasi ungu lauk komplet sayang dilewatkan!
Belakangan ini banyak bermunculan kopitiam, khususnya bergaya Singapura di Jakarta. Menu seperti kaya toast yang renyah hingga laksa, jadi andalan.
Namun, pendatang baru di mall Sarinah ini punya konsep kopitiam yang cukup berbeda. Namanya Kembang Goeyang yang fokus menyajikan comfort food Indonesia Peranakan dengan suasana lebih kasual dan fleksibel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembang Goeyang bisa menjadi tempat makan pilihan banyak orang yang ingin menikmati kuliner peranakan yang variatif, lengkap dengan suasana restoran nyaman dan estetik.
Kemunculan Kembang Goeyang juga menjadi penanda babak baru dari perjalanan kuliner pemiliknya, Lily Admodirdjo yang selama puluhan tahun telah menghadirkan beragam restoran dengan konsep kuliner berbeda, termasuk Waroeng Kita, Meradelima, Kembang Goela, Bunga Rampai, Suasana, Kiosk 5, Serasi, Seia, Snupen, dan Palalada.
Kembang Goeyang pun menjadi awalan baru yang dilanjutkan oleh generasi kedua keluarga tersebut, Faizal Admodirdjo sebagai Chairman of the Board dan Carmelita Febiola M. Admodirdjo sebagai Chief Executive Officer.
| Detail Informasi (Nama Tempat Makan) | |
| Nama Tempat Makan | Kembang Goeyang |
| Alamat | Sarinah, Jl. M.H. Thamrin No.11, RT.8/RW.4, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350 |
| @kembanggoeyang | |
| Jam Operasional | Setiap hari pukul 10.00 - 22.00 / Minggu 07.00 - 22.00 WIB |
| Estimasi Harga | Mulai dari Rp25.000 an |
| Tipe Kuliner | Kuliner peranakan |
| Fasilitas |
|
1. Kopitiam peranakan dengan sentuhan berbeda
Kembang Goeyang merupakan kopitiam peranakan dengan sentuhan segar. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Jika di restoran sebelumya, Meradelima lebih fokus terhadap masakan nusantara berporsi besar atau sharing, di Kembang Goeyang, Faizal menyiapkan makanan dalam bentuk per porsi sehingga bisa dinikmati dalam berbagai momen.
Nama Kembang Goeyang terinspirasi dari menu kudapan tradisional Indonesia. Menu-menu di restoran ini juga didominasi oleh masakan Nusantara. Diharapkan masakan di Kembang Goeyang bisa menghadirkan kembali cita rasa familiar dengan cara yang lebih relevan dengan generasi saat ini.
"Gaya dan penyajiannya memang kami buat berbeda. Kami juga ingin menciptakan tempat yang
dapat diterima berbagai generasi, tidak terlalu mengikuti tren sesaat, tetapi tetap terasa tepat untuk
saat ini," ujar Carmelita Febiola M. Admodirdjo, Chief Executive Officer dalam media launch (20/8).
Pilihan menu yang ditawarkan Kembang Goeyang bisa disantap sepanjang hari, mulai dari untuk sarapan, makan siang, ngeteh sore, maupun makan malam.
Menu-menunya terdiri dari beberapa kategori, yakni camilan, roti-rotian, hidangan berkuah, nasi-nasian, minuman, serta dessert.
2. Jajanan pasar homemade yang curi perhatian.
Kembang Goeyang punya beragam jajanan pasar yang mencuri perhatian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Salah satu yang menarik perhatian kami adalah jajanan pasar di sini. Tersusun rapi di depan meja mini bar restoran Kembang Goeyang. Perpaduan warna kue hijau, pink, putih, merah, sampai cokelat terasa sangat memanjakan mata.
Pilihannya mulai dari yang manis sampai gurih. Ada klepon, dadar gulung, kue putu ayu, kue lapis, risol, pastel, sampai lemper bakar.
Carmelita mengungkap jika jajanan pasar di sini dibuat fresh setiap harinya dengan menggunakan bahan-bahan premium. Ketika dicoba, memang rasa manisnya tidak berlebihan, tidak bikin enek, tekstur kelembutan dan kekenyalannya juga pas.
Kami mencoba klepon aneka warna, mulai dari putih, hijau, pink muda, sampai pink tua. Ketika digigit, tekstur adonan kleponnya kenyal tapi lembut. Isian gula merahnya langsung 'muncrat' di mulut, tetapi rasanya tidak begitu manis dan tidak lengket di area mulut maupun tenggorokan.
Lemper bakar juga jadi salah satu yang favorit di sini. Untuk lemper bakar, mereka menggunakan adonan ketan yang dicampur pandan, sehingga warnanya hijau alami. Lalu diisi dengan suwiran ayam melimpah.
3. Nasi ungu komplet yang mengenyangkan
Ini dia Nasi Ungu Komplet yang jadi favorit di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Tersedia banyak pilihan makanan berat di Kembang Goeyang. Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah Nasi Ungu Komplet (Rp95.000).
"Sebenernya ini terinspirasi dari nasi uduk. Cuma kami buat berbeda, nasinya pakai bunga telang jadi warnanya ungu," ujar Faizal kepada detikFood.
Carmelita juga menjelaskan kalau Nasi Ungu Komplet bisa menjadi pilihan sarapan hingga makan siang yang pas untuk pelanggan.
Seporsinya terdiri dari nasi gurih berwarna ungu, irisan telur dadar, ayam goreng kremes, ikan teri, kentang goreng balado, bakwan jagung goreng, sambal, kerupuk warna-warni, serta sayur asem yang disajikan terpisah.
Porsi setiap lauk disajikan pas, tidak terlalu banyak maupun sedikit. Rasa nasinya gurih ringan, sehingga cocok dinikmati bersama aneka lauk pelengkap. Sambalnya, seperti sambal terasi yang rasanya gurih, sedikit manis, dan pedasnya masih aman di lidah.
Sayur asemnya juga terasa istimewa. Ditambah kecombrang jadi kuahnya terasa lebih menyegarkan.
4. Roti bakar topping melimpah
Roti bakar juga jadi salah menu favorit di kopitiam ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Makan di kopitiam tak lengkap tanpa cicip roti bakar. Namun, uniknya roti bakar di sini tidak disajikan dalam bentuk tipis dan tekstur yang garing ala kopitiam Singapore.
Kembang Goeyang menawarkan roti bakar ala warkop atau warung tenda yang terdiri dari potongan roti tebal, lembut, dan topping melimpah.
Ada banyak variasi roti bakar yang bisa dicoba, mulai dari Roti Bakar Keju Susu, Roti Bakar Cokelat, Roti Bakar Moka Nougat, sampai Roti Bakar Kelapa Gula Jawa. Harganya Rp40.000-45.000 per porsi. Potongan rotinya cukup besar sehingga cocok untuk dinikmati bersama.
Tekstur garing khas roti bakar masih bisa kami rasakan sedikit di bagian luarnya. Namun, saat digigit, teksturnya terasa sangat lembut.
Varian Moka Nougat tak boleh dilewatkan. Rasanya manis gurih khas nougat karamel. Remahan kacangnya juga menambah tekstur renyah pada sajian roti bakar ini.
Kalau mau yang gurih bisa pesan varian keju susu. Parutan kejunya dipanggang terlebih dahulu barulah dijadikan isian roti bakar sehingga ada sensasi renyah kriuk saat dimakan.
5. Iced Salted Caramel Latte sebagai penutup
Ada Iced Salted Caramel Coffee sebagai penutup. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Kembang Goeyang juga menawarkan berbagai pilihan minuman. Tentu ada menu teh tarik ala warung kopitiam Aceh.
Namun, menu yang paling direkomendasikan adalah Iced Salted Caramel Latte (Rp42.000) yang penyajiannya ala mont blanc. Terdiri dari kopi dengan biji house blend, dicampur bersama susu, salted krim, dan gula merah yang ditaburi di pinggir bibir.
Lebih enak dinikmati langsung tanpa sedotan, jadi bisa merasakan manis khas gula merahnya yang berpadu sempurna dengan krim asin, diiringi rasa pahit lembut dari kopinya.
Minuman ini cocok bagi kamu yang suka es kopi susu tidak begitu manis, dengan rasa kopi yang masih tercecap agak kuat, dan sensasi creamy gurih.
Kembang Goeyang bisa menjadi pilihan kalau mencari tempat sarapan hinggq makan malam dengan suasana lebih santai dan pilihan menu ala kopitiam nusantara.
Lokasinya ada di Sarinah, Jl. M.H. Thamrin No.11, RT.8/RW.4, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350. Restoran ini buka setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB. Namun, khusus hari Minggu sudah buka sejak pukul 07.00 WIB pagi.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Bikin Kalap! Tempat Makan Murah di Gading Serpong yang Punya Aneka Sayur Enak"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)