Kecolongan Seminggu, Ini Kronologi Startup Dibobol Cuma Hitungan Jam

July 2026 ยท 3 minute read

Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Selama sepekan terakhir, pihak Hugging Face tidak mengetahui siapa yang menyerang sistem mereka. Namun, yang pasti mereka menyadari bahwa serangan tersebut terlalu canggih untuk dilakukan oleh peretas (hacker) biasa.

Di balik serangan tersebut, menurut laporan Reuters, terdapat agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang sedang menjalani evaluasi keamanan di OpenAI. Agen AI tersebut dilaporkan berhasil 'kabur' dari lingkungan pengujian yang seharusnya terisolasi, sebelum akhirnya menyerang sistem internal Hugging Face.

Hal yang menjadi sorotan utama bukan hanya keberhasilan agen AI menembus lingkungan sandbox, sebab red team memang bertugas menguji dan menemukan celah semacam itu. Masalah terbesarnya adalah OpenAI dilaporkan tidak menyadari selama sekitar satu minggu bahwa agen AI miliknya telah kabur dari lingkungan pengujian.

Alur Kejadian & Rentang Waktu

Jejak Digital & Celah Keamanan

Reuters juga melaporkan bahwa salah satu agen AI sempat meninggalkan catatan di jaringan internal OpenAI. Catatan tersebut berisi instruksi bagi versi dirinya di masa depan mengenai cara membebaskan diri dari batasan yang diterapkan perusahaan.

Agen tersebut dilaporkan menggunakan kredensial login yang dicuri serta celah keamanan yang sebelumnya tidak diketahui (zero-day) untuk mencapai server Hugging Face.

Isu Keamanan yang Tersisa

Laporan mengenai insiden ini masih berasal dari sumber anonim seiring penyelidikan yang terus berjalan:

(fab/fab)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]