Jakarta (ANTARA) - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menyampaikan kebakaran Posko organisasi masyarakat GRIB Jaya di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin dini hari, diduga akibat korsleting atau arus pendek listrik.
"Sementara informasi dari itu korslet listrik. Karena tidak ada siapa-siapa yang masuk ke dalam," kata Nasriadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Nasriadi membantah adanya aksi pelemparan bom molotov ke dalam posko atau aksi lain yang sengaja dilakukan untuk menghanguskan bangunan tersebut.
"Artinya sampai saat ini tidak ada bom molotov, tidak ada insiden atau apa, betul-betul itu dari korslet listrik," terang Nasriadi.
Hingga kini, tim dari laboratorium forensik (labfor) Polrestro Jakarta Barat masih menyelidiki lokasi posko untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran.
"Tim labfor tetap periksa untuk memastikan
lebih jelas," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran pada pukul 02.49 WIB.
"Objek (terbakar), Posko Ormas Grib," kata Syaiful.
Menerima informasi tersebut, pihaknya menerjunkan tujuh unit armada pemadam berkekuatan 35 personel.
"Pengerahan awal, tujuh unit armada dengan 35 personel," kata Syaiful.
Seiring berlangsungnya proses pemadaman, satu unit armada dengan lima personel kembali datang untuk mempercepat penanganan api.
Setelah sekitar setengah jam berjibaku memadamkan api, kebakaran berhasil ditangani pukul 03.28 WIB.
"Pemadaman dinyatakan selesai," kata Syaiful.
Baca juga: Posko Ormas GRIB Jaya di Kebon Jeruk Jakbar terbakar
Baca juga: Pihak ormas GRIB Jaya belum ketahui ada posko terbakar
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.