Karhutla di Bangka Tengah capai 110 kejadian hingga 21 Agustus 2026 - ANTARA News Bangka Belitung

August 2026 · 2 minute read

Koba, Babel, (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat 110 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 21 Agustus 2026 dengan luas lahan terdampak mencapai 178,92 hektare.

Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara di Koba, Sabtu, mengatakan peningkatan kejadian karhutla cukup tinggi memasuki Juli hingga Agustus 2026 seiring musim kemarau di daerah itu.

"Memang peningkatannya cukup tinggi terjadi pada Juli hingga Agustus," katanya.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bangka Tengah, sebelumnya sejak Januari 2026 tercatat 81 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak 146 hektare.

Data terbaru hingga 21 Agustus menunjukkan jumlah tersebut meningkat menjadi 110 kejadian dengan total luas lahan terdampak 178,92 hektare.

Dengan demikian, terjadi penambahan 29 kejadian karhutla dan 32,92 hektare luas lahan terdampak dalam perkembangan data terbaru tersebut.

Yudhi mengatakan BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap potensi karhutla di sejumlah wilayah guna mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.

Selain karhutla, Pusdalops BPBD Bangka Tengah mencatat 20 kejadian angin kencang, 11 banjir, dua banjir rob dan tiga kekeringan selama periode Januari hingga Agustus 2026.

Bencana nonalam yang tercatat meliputi tiga kebakaran rumah, dua kecelakaan mobil, satu pohon tumbang, satu kejadian tersambar petir dan dua kecelakaan kapal.

Secara keseluruhan jumlah bencana tercatat 154 kejadian yang berdampak terhadap 790 orang serta menyebabkan kerusakan pada 24 bangunan dan 255 rumah.

Pewarta: Ahmadi
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.