Moskow (ANTARA) - Perum Kantor Berita ANTARA menjalin kerja dama dengan tiga media Rusia berskala global. Ketiga media berpengaruh Rusia itu adalah RT (RussiaToday), SPUTNIK, dan TASS.
Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Benny Siga Butarbutar menandatangani kerja sama pertukaran berita dengan SPUTNIK, sedangkan dengan RT menjalin komitmen pengembangan pemberitaan khusus audio visual, dan dialog konstruktif bersama TASS di Moskow, Selasa (22/9).
Pada hari yang sama, Benny pun melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi kantor pusat SPUTNIK di kawasan Zubovsky, untuk melakukan penandatanganan MoU di bidang pemberitaan.
Kerja sama ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara, dimana Indonesia menganut paham kebijakan luar negeri bebas aktif.
Acara penandatanganan MoU itu dilakukan Benny bersama Sergey Kochetkov, First Deputy Editor-in-Chief of the Federal State Unitary Enterprise Rossiya Segodnya International Information Agency, yang didampingi Deputy Director Foreign Language News Production Alla Chernysheva, dan disaksikan oleh Wakil Dubes RI di Moskow Hartyo Harkomoyo.
Hasil pembicaraan dengan ketiga media global Rusia tersebut akan dilanjutkan di level teknis oleh masing-masing perwakilan media Rusia di Jakarta.
Selain itu, dialog konstruktif juga dilakukan dengan sejumlah pimpinan kantor berita kawasan ASEAN (Malaysia, Filipina, dan Laos), kawasan Asia lainnya seperti Kyodo (Jepang) Nepal News Agency (RSS), Montsame (Mongolia), Bakhtar (Afghanistan).
Diskusi produktif juga dilakukan Dirut ANTARA dengan para pemimpin kantor berita-kantor berita dari kawasan Asia Timur seperti Kyodo (Jepang), Xinhua (Tiongkok), dan Yonhap (Korea Selatan) serta kawasan Timur Tengah, seperti Saudi Press Agency (Saudi Arabia), IRNA dan Mehr (Iran), serta Anadolu (Turkiye).
Baca juga: Wagub: Butuh penguatan integritas pers untuk berantas berita hoaks
Pewarta: Andika Wahyu Widiantoro
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.