Kabel Pengendalian Lalu Lintas Udara Putus, Ratusan Penerbangan di AS Tertunda

September 2026 · 2 minute read

Liputan6.com, Washington, DC - Ratusan penerbangan di sejumlah bandara besar di Amerika Serikat (AS) mengalami penundaan setelah pekerja konstruksi secara tidak sengaja memutus kabel yang dibutuhkan untuk pengendalian lalu lintas udara.

Dikutip dari BBC, Selasa (22/9/2026), penghentian sementara penerbangan (ground stop) dan penundaan diberlakukan pada Senin sore di sejumlah bandara di New York, Pennsylvania, New Jersey, dan Massachusetts.

Beberapa jam kemudian, Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan kabel tersebut telah diperbaiki. Operasional bandara pun akan kembali normal, meski penundaan penerbangan masih diperkirakan terjadi.

Gangguan besar di wilayah Pantai Timur AS ini terjadi menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di New York City pada Selasa. Acara tersebut diperkirakan dihadiri puluhan pemimpin dunia yang tiba melalui bandara-bandara di kawasan New York.

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham termasuk salah satu pejabat yang melakukan perjalanan ke New York. Ia berhasil menaiki pesawat sebelum penundaan dimulai dan tiba sesuai rencana.

Gangguan penerbangan terjadi setelah kabel yang rusak berdampak pada sistem Terminal Radar Approach Control (TRACON), yang digunakan untuk memandu pesawat saat lepas landas dan mendarat, menurut pejabat transportasi AS.

Badan transportasi publik New Jersey, NJ Transit, mengatakan kepada CBS News, mitra BBC di AS, bahwa pekerja konstruksi mereka secara tidak sengaja memutus kabel tersebut. Penanda lokasi yang digunakan untuk menunjukkan area penggalian juga ternyata ditempatkan secara keliru. 

Sebelumnya, Duffy mengatakan kerusakan tersebut disebabkan pekerja Amtrak, operator kereta api nasional AS untuk layanan antarkota, yang sedang melakukan pekerjaan konstruksi.

Menurut Duffy, insiden itu menyebabkan gangguan telekomunikasi yang kemudian memaksa Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) menghentikan penerbangan.

Seorang juru bicara Amtrak dalam pernyataan yang diberitakan media AS mengatakan insiden tersebut melibatkan kontraktor NJ Transit. Perusahaan telekomunikasi Verizon, yang merupakan pemilik kabel tersebut, juga mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Kabel yang terputus sebenarnya merupakan jaringan cadangan. Menurut Kepala FAA Bryan Bedford, kesalahan tersebut baru diketahui setelah sirkuit utama mengalami gangguan.