Job Fair Mini Bangka Tengah 2026, BPJS Ketenagakerjaan dorong perluasan perlindungan bagi pencari kerja - ANTARA News Bangka Belitung

September 2026 · 3 minute read

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Salah satunya melalui pelaksanaan Job Fair Mini Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026 yang resmi dibuka dengan penabuhan gong oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, di Gedung Serba Guna Bangka Tengah, Rabu (09/09).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah tersebut mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan dunia usaha. Job Fair Mini dilaksanakan selama dua hari, yakni 9 hingga 10 September 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, perwakilan dunia usaha, serta para pencari kerja.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan Job Fair Mini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai peluang kerja.

“Alhamdulillah, sudah kita buka kegiatan Job Fair Tahun 2026 Bangka Tengah. Kurang lebih 15 perusahaan membuka lowongan pekerjaan yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Algafry.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang turut hadir sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pencari kerja maupun pekerja yang hadir.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat, mengatakan momentum Job Fair menjadi kesempatan strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa bekerja tidak hanya tentang memperoleh penghasilan, tetapi juga memastikan adanya perlindungan atas berbagai risiko yang dapat terjadi selama menjalankan pekerjaan.

“Job Fair seperti ini bukan hanya menjadi ruang bagi pencari kerja untuk mendapatkan informasi dan kesempatan bekerja, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sejak seseorang mulai bekerja,” jelas Evi.

Menurut Evi, BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan para pekerja memahami hak dan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah.

“Ketika seseorang mendapatkan pekerjaan, kami berharap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Dengan perlindungan tersebut, pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif, sementara keluarga juga memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian,” tambahnya.

Evi juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah yang terus mendorong terciptanya kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus membangun ekosistem ketenagakerjaan yang semakin inklusif.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk memastikan semakin banyak pekerja yang mendapatkan pekerjaan sekaligus terlindungi. Kami akan terus mendukung berbagai upaya yang dapat memperluas cakupan kepesertaan dan menghadirkan perlindungan yang lebih luas bagi pekerja di Bangka Tengah,” kata Evi.

Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.