Iwa K hingga Bottlesmoker Siap Meramaikan Jakarta Beat Society 2026 - Pophariini

August 2026 · 2 minute read

Jakarta Beat Society (JBS) ke-3 siap digelar pada 22–23 Agustus 2026 di M Bloc Space, Jakarta Selatan. Mengusung perpaduan konsep showcase dan festival, JBS 2026 menghadirkan sejumlah talenta lokal, mulai dari Iwa K, Bottlesmoker, hingga Batavia Collective.

Selain ketiga nama tersebut, panggung utama JBS 2026 juga akan dimeriahkan oleh Indonesian National Orchestra, Satya Cipta, Jordy Waelauruw, Jegog SuarAgung asal Bali, Cecil Yang, Major 9, dan Noizekilla.

Melalui proses open call, JBS 2026 turut membuka kesempatan bagi musisi nasional untuk tampil sekaligus menjalin jejaring dengan puluhan delegasi festival musik dari mancanegara, termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Korea Selatan.

Tim Pophariini menghadiri konferensi pers JBS 2026 yang berlangsung pada Selasa, 18 Agustus, di Grand Dhika Hotel, Melawai, Jakarta Selatan. Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Puji Hastuti selaku Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf, Franki Raden selaku pendiri Jakarta Beat Society, Sindhu Alpito sebagai kurator JBS 2026, serta Satya Cipta yang mewakili salah satu penampil.

Dalam kesempatan tersebut, Sindhu menyebut adanya peningkatan jumlah musisi yang mengikuti proses open call JBS 2026. Tahun ini, lebih dari 200 musisi mendaftarkan diri, meningkat dibandingkan sekitar 100 pendaftar pada tahun sebelumnya.

“Ada peningkatan signifikan dari para band yang mengikuti proses open call. Kalau tahun lalu mungkin sekitar 100-an, pada tahun ini ada sekitar 200 lebih musisi yang mendaftar,” ungkap Sindhu dalam konferensi pers.

Pemilihan M Bloc Space sebagai lokasi penyelenggaraan juga menjadi bagian dari upaya JBS dalam merayakan ekosistem musik secara langsung. Pendiri dan Direktur Indonesian Music Expo (IMEX) sekaligus Founder JBS, Franki Raden, menyebut kawasan tersebut memiliki ekosistem yang mendukung geliat musik dan kehidupan malam di Jakarta Selatan.

“M Bloc Space sendiri dipilih karena merupakan pusat musik yang paling populer belakangan ini di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lokasi ini merupakan jantungnya musik live dan kehidupan malam yang ramai dikelilingi oleh kafe, galeri seni, hotel, dan restoran,” ungkap Franki.

Selain pertunjukan musik, JBS 2026 juga menghadirkan sejumlah agenda yang mempertemukan pelaku industri musik Indonesia dengan jejaring internasional. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup showcase, konferensi, hingga pertemuan bisnis.

“JBS 2026 akan menjadi salah satu acara yang memadukan showcase dan festival paling berkesan di Asia. Acara ini akan sangat menarik bagi delegasi ajang festival musik dan band mancanegara karena akan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan industri musik lokal dari berbagai penjuru tanah air,” tutup Franki.