Jumat, 17 Juli 2026 - 17:33 WIB
Jakarta, VIVA – Meningkatnya penjualan otomotif nasional pada semester pertama 2026 turut mendongkrak kinerja MG Motor Indonesia. Produsen asal Inggris tersebut mencatat pertumbuhan penjualan lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan MGS5 EV masih menjadi tulang punggung penjualan di Tanah Air.
Baca Juga
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales nasional sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 436.564 unit atau tumbuh 15,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada Juni 2026, penjualan wholesales mencapai 77.550 unit atau naik 12 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 69.219 unit. Sementara itu, penjualan retail meningkat 3,6 persen menjadi 74.507 unit. Secara tahunan, wholesales Juni melonjak 32,9 persen, sedangkan retail tumbuh 19,6 persen.
Baca Juga
Sejalan dengan membaiknya kondisi pasar tersebut, MG Motor Indonesia menjadi salah satu merek yang menikmati lonjakan permintaan. Sepanjang semester pertama 2026, penjualan MG meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sales Director MG Motor Indonesia, Agustian Ferikles, mengatakan peningkatan pasar otomotif sebenarnya sudah diperkirakan. Menurutnya, banyaknya peluncuran produk baru dari berbagai pabrikan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri tahun ini.
Baca Juga
"Sebenernya ini sudah diprediksi ya, karena memang ada beberapa brand yang mengeluarkan produk baru, salah satunya MG. Ya memang saat ini kan kalau market otomotif di Indonesia tumbuh itu karena memang ada produk baru sih. Jadi ya memang itu salah satu caranya kita dari ATPM ini untuk naikin jualan dengan introducing (memperkenalkan) produk baru," ujarnya, dikutip VIVA Jumat 17 Juli 2026..
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemudian, Agustian menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut masih ditopang oleh kendaraan listrik. MGS5 EV menjadi model dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan perusahaan, disusul MG4 EV dan ZS EV.
"Kalau di semester satu tadi yang kita presentasiin, kalau year on year kita tumbuhnya lumayan bagus, lebih dari dua kali lipat dibandingin tahun lalu. Dan backbone-nya memang di semester pertama kita banyaknya di MGS5 EV, baru yang kedua adalah di MG4 EV, baru setelah itu ZS EV gitu. Cuma komposisinya mungkin 50% ini kita di MGS5 EV gitu," jelasnya.
Halaman Selanjutnya
Adapun, sejak mulai dipasarkan di Indonesia, MGS5 EV telah membukukan lebih dari 2.000 surat pemesanan kendaraan (SPK). Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.000 unit sudah diserahkan kepada konsumen hingga Juni 2026, menjadikan model tersebut sebagai kontributor terbesar bagi pertumbuhan MG tahun ini.