Ini besaran Penyaluran KUR semester I 2026 di Kalbar capai Rp2,60 triliun - ANTARA News Kalimantan Barat

August 2026 · 2 minute read

Pontianak (ANTARA) - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Kalbar hingga Semester I 2026 mencapai Rp2,60 triliun atau 57,91 persen dari target penyaluran KUR sebesar Rp4,49 triliun.

"Sampai dengan Semester I 2026, penyaluran KUR di Kalbar telah mencapai Rp2,60 triliun kepada 32.855 debitur atau 57,91 persen dari target tahun ini," Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalbar, Rahmat Mulyono di Pontianak, Kamis.

Ia mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan program pembiayaan pemerintah dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Selain KUR reguler, penyaluran Kredit Usaha Rakyat Klaster Perumahan dan Pertanian (KUR KPP) hingga Juni 2026 telah terealisasi sebesar Rp358,37 miliar kepada 621 debitur.

"Berdasarkan wilayah, realisasi penyaluran KUR tertinggi hingga Semester I 2026 berada di Kabupaten Sambas dengan nilai Rp298,65 miliar atau 11,47 persen dari total penyaluran KUR Kalbar,"papar dia.

Sementara itu, realisasi penyaluran KUR terendah berada di Kabupaten Kayong Utara dengan nilai Rp54 miliar atau 2,07 persen dari total penyaluran.

Untuk penyaluran KUR KPP, realisasi tertinggi tercatat di Kota Pontianak dengan nilai Rp95,92 miliar atau 30,60 persen kepada 126 debitur. Adapun realisasi terendah berada di Kabupaten Kayong Utara sebesar Rp1,98 miliar atau 0,55 persen kepada tujuh debitur.

Rahmat menjelaskan, Kanwil DJPb Kalimantan Barat terus mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif mengusulkan dan melakukan input data calon debitur potensial melalui aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Menurutnya, ketersediaan data calon debitur potensial menjadi salah satu faktor pendukung bagi perbankan untuk memperluas jangkauan penyaluran KUR kepada pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan.

"Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan Kanwil DJPb sangat penting untuk memperkuat pemerataan akses pembiayaan, sehingga manfaat KUR dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah Kalimantan Barat," katanya.

Program KUR merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat sektor produktif melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM.

Pewarta: Dedi
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.