Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 Saudi, Bantah Serang Makkah

September 2026 ยท 2 minute read

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok Houthi di Yaman mengeklaim telah menembak jatuh jet tempur Arab Saudi pada Rabu (16/9/2026). Kelompok yang didukung Iran itu menyatakan pesawat tersebut ditembak menggunakan rudal udara-ke-udara buatan lokal.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan operasi penembakan berlangsung ketika jet Saudi menjalankan misi di wilayah udara Provinsi Marib. Ia juga menuduh Arab Saudi telah melancarkan 450 serangan.

"Angkatan Bersenjata Yaman, dengan pertolongan dan karunia Allah, berhasil menembak jatuh jet tempur Saudi F-15 ketika pesawat itu sedang melakukan operasi agresif untuk mendukung mobilisasi militernya di wilayah udara Provinsi Marib," kata Saree melalui media sosial.

Pilihan Redaksi

Ia menambahkan, jet tersebut menjadi sasaran "menggunakan rudal udara-ke-udara buatan lokal".

Saree juga membantah klaim Arab Saudi yang menyebut Houthi telah menargetkan Kota Suci Makkah pada pekan ini.

"Operasi kami menargetkan fasilitas minyak dan pangkalan militernya, yang berada jauh dari tempat-tempat suci," ujarnya.

Adapun Houthi kembali terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi sejak perang saudara di negara tersebut berkobar lagi pada Juli.

Kelompok itu juga menyatakan telah memberlakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi dan menargetkan kapal-kapal negara tersebut di Laut Merah.

Dalam serangan cepat pada pekan lalu, Houthi mengklaim telah menguasai seluruh pesisir Laut Merah Yaman serta Selat Bab al-Mandab.

Selat tersebut kini menjadi jalur penting bagi ekspor minyak mentah Arab Saudi, terutama setelah perang yang lebih luas di Timur Tengah menghambat lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz di kawasan Teluk.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]