Hasil e-Sports Asian Games 2026: Kehilangan momentum gim keenam, PUBG Mobile Indonesia terhenti - ANTARA News Jawa Barat

September 2026 · 2 minute read

Nagoya, Jepang (ANTARA) - Tim nasional PUBG Mobile Indonesia kehilangan momentum pada hari kedua pertandingan sehingga gagal mempertahankan posisi tiga besar dan harus mengakhiri perjuangan tanpa medali.

Pelatih timnas PUBG Mobile Indonesia Deni Fianda mengatakan terdapat dua momen penting yang mempengaruhi hasil timnya pada hari kedua, yakni kegagalan mendapatkan momentum pada awal pertandingan dan kehilangan momentum setelah laga kelima.

"Yang paling vital sebenarnya ada dua bagian. Pertama di pertengahan awal, di situ kita agak gagal mendapatkan momentum. Kemudian setelah gim elima kita mulai kehilangan momentum," kata Deni setelah pertandingan di Aichi Sky Hall, Jepang, Selasa.

Menurut dia, hilangnya momentum tersebut diperburuk oleh sebuah kesalahan pada pertandingan keenam yang membuat peluang Indonesia dalam mengejar posisi tiga besar semakin sulit.

"Jadi di gim keenam ada sedikit blunder yang bikin kita jadi gagal," ujar Deni.

Indonesia sebelumnya sempat menempati posisi tiga besar pada hari pertama pertandingan, Senin (28/9). Namun, posisi tersebut tidak mampu dipertahankan setelah tim mengalami sejumlah kendala pada hari kedua.

Deni menyebut tekanan pertandingan serta peningkatan performa sejumlah tim lain turut mempengaruhi persaingan. Di sisi lain, tim Indonesia dinilai terlambat beradaptasi dengan situasi pertandingan yang berkembang.

"Mungkin di hari kedua mereka ada lebih pressure, atau mungkin kita lihat beberapa tim lain juga mulai step up. Mungkin kita juga ada kemungkinan telat beradaptasi, atau membuat beberapa blunder yang seharusnya nggak kita lakukan di hari kedua," kata Deni.

Hasil tersebut membuat target Indonesia untuk meraih medali tidak tercapai. Deni mengakui tim sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi pada hari kedua, tetapi kesempatan tersebut belum dapat dimanfaatkan.

"Tentu saja nggak sesuai target. Kita pengennya meraih medali, walaupun sebenarnya dari hari ini sebenarnya ada kesempatan buat melakukan itu," ujar Deni.

Kendati kecewa, Deni menilai kegagalan tersebut tetap memberikan pelajaran bagi tim untuk menghadapi kesempatan berikutnya.

"Jujur dari hasilnya mengecewakan karena kita gagal mendapatkan medali dan gagal di top 3. Tapi dari aku pribadi banyak banget pelajaran yang bisa didapat," kata Deni.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar PUBG Mobile, atas hasil yang diraih tim pada ajang tersebut.

"Mohon maaf buat seluruh rakyat Indonesia, terutama para pecinta PUBG Mobile di Indonesia, kita gagal untuk kali ini. Semoga di kesempatan berikutnya kita dapat rezeki ini," ujar Deni.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kehilangan momentum gim keenam gagalkan langkah PUBG Mobile Indonesia

Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.