Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) Tahun 2026 dengan meluncurkan program inovatif bertajuk Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEKA). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat layanan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi bagi para peserta dan ahli waris.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Kunto Wibowo, menjelaskan bahwa peringatan Harpelnas dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan istimewa serta meluncurkan program keberlanjutan yang langsung menyentuh kesejahteraan keluarga peserta.
"Melalui program PEKA, kami bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten dan kota untuk memberikan pelatihan kewirausahaan, termasuk pelatihan konten kreator. Tujuannya agar santunan yang diterima ahli waris dapat dikelola secara produktif demi kemandirian ekonomi keluarga," ujar Kunto di Medan, Jumat (4/9/2026).
Selain pelatihan, kantor wilayah juga memamerkan produk-produk hasil wirausaha dari peserta program PEKA yang telah berjalan selama sebulan terakhir. Hal ini dilakukan agar produk peserta dapat diakses oleh masyarakat luas dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Peringatan Harpelnas 2026 mengusung tema “Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan, dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan.”
Pejabat Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dikembangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
"Pemerintah Kota Medan berkomitmen memperkuat kolaborasi agar semakin banyak pekerja, terutama pekerja informal dan bukan penerima upah, mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Jaminan sosial adalah investasi sosial yang penting untuk ketahanan ekonomi kota," kata Erfin.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Illyan Chandra Simbolon, menyambut baik peluncuran program PEKA yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran serta meningkatkan produktivitas masyarakat.
"Dengan adanya program PEKA ini, kami berharap dapat membantu menurunkan angka pengangguran serta meningkatkan produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami juga terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk menganggarkan perlindungan bagi sektor pekerja bukan penerima upah atau pekerja rentan demi tercapainya Universal Coverage Jamsostek," ujar Illyan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota, Jefri Iswanto. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, badan penyelenggara, dan dunia usaha, perlindungan sosial bagi pekerja di Sumatera Utara diharapkan semakin luas, inklusif, dan berkelanjutan.
Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.