Fakta-fakta Menarik Era Lolita Debut di Film Horor Lastri: Arwah Kembang Desa

July 2026 · 2 minute read

Senin, 13 Juli 2026 - 16:00 WIB

VIVA – Nama Era Lolita kini mulai mencuri perhatian di dunia perfilman Indonesia. Setelah dikenal melalui aktivitasnya di industri hiburan, ia kini melebarkan sayap dengan menjajal dunia seni peran lewat film horor Lastri: Arwah Kembang Desa.

Baca Juga

Debut ini menjadi langkah baru bagi karena ia untuk pertama kalinya terlibat dalam produksi film layar lebar. Tak hanya harus beradaptasi dengan proses syuting, ia juga dituntut mendalami karakter dalam genre horor yang memiliki tantangan tersendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 Juli 2026. Selain menghadirkan kisah misteri dan balas dendam arwah, film ini juga menjadi karya layar lebar terakhir mendiang Gary Iskak.

Baca Juga

Lantas, apa saja fakta menarik mengenai debut Era Lolita di film horor? Berikut ulasannya.

1. Debut Pertama di Film Layar Lebar

Baca Juga

Judul ini menjadi film layar lebar pertama yang dibintangi Era Lolita. Sebelumnya, ia belum pernah terlibat dalam proyek film bergenre horor maupun genre lainnya.

Diungkap dalam unggahan di akun Instagram, Era Lolita mengaku pernah berucap bahwa dirinya kelak akan bermain film. Kini ucapan tersebut menjadi kenyataan. 

“Dulu saya pernah mengucap dan ingin, “Suatu hari nanti saya akan bisa bermain film layar lebar.” Yes film Lastri Arwah Kembang Desa merupakan film layar lebar perdana saya,” katanya yang dikutip dari Instagram pada Senin, 13 Juli 2026. 

2. Genre Horor Memberikan Pengalaman Berbeda

Alih-alih memulai karier akting melalui genre drama atau komedi, Era Lolita justru langsung mendapat tantangan bermain dalam film horor.

Menurutnya, atmosfer syuting hingga proses membangun emosi dalam film horor sangat berbeda dibandingkan dunia hiburan yang selama ini ia jalani.

"Berakting dalam film horor memberikan pengalaman yang berbeda," kata Lolita dalam keterangan tertulisnya. 

Ia mengaku setiap adegan membutuhkan konsentrasi tinggi agar ekspresi yang ditampilkan sesuai dengan jalan cerita dan mampu membangun suasana mencekam bagi penonton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Adegan Kesurupan Menjadi Tantangan Terbesar

Salah satu tantangan terbesar yang dirasakan Era Lolita adalah ketika harus memerankan adegan-adegan bernuansa horor, termasuk adegan kesurupan.

Halaman Selanjutnya

Ia menilai adegan tersebut tidak cukup hanya mengandalkan ekspresi wajah, tetapi juga memerlukan pendalaman karakter agar emosi yang ditampilkan terasa alami di depan kamera.