Dukung penanganan karhutla, DWP Kobar sumbang logistik ke dapur umum relawan

September 2026 · 2 minute read

Dukung penanganan karhutla, DWP Kobar sumbang logistik ke dapur umum relawan

Kamis, 3 September 2026 09:53 WIB

Image Print

DWP Kotawaringin Barat saat menyalurkan bantuan logistik ke dapur umum Karhutla, Rabu sore (2/9/2026) ANTARA/HO-DWP Kobar

Pangkalan Bun (ANTARA) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan logistik ke dapur umum Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah setempat.

"Dapur umum ini bagian terpenting dalam proses penanganan karhutla, karena tim Satgas Karhutla kita butuh asupan makanan dan minuman yang sehat untuk menambah stamina mereka di lapangan," kata Ketua DWP Eko Yulianti Rody Iskandar di Pangkalan Bun, Kamis.

Bantuan yang diserahkan oleh DWP Kobar tersebut berupa 10 dus susu beruang, 30 kilogram ikan segar, buah, sayur mayur, telur dan kebutuhan pokok lainnya.

Dia mengatakan, ini juga menjadi bentuk dukungan pihaknya kepada para relawan tim Satgas Karhutla, yang telah berkorban tenaga dan pikirannya untuk penanganan karhutla, agar karhutla di Kobar dapat teratasi.

"Semoga yang kita salurkan ini dapat memberikan manfaat bagi Tim Satgas Karhutla, serta mereka yang sedang berjuang memadamkan api di lapangan diberikan kesehatan dan keselamatan," ucapnya.

Istri dari Sekretaris Daerah Kabupaten Kobar tersebut itu mengungkapkan, bahwa orang-orang yang masak dan menyiapkan asupan bagi tim satgas di dapur umum tersebut secara penuh ditangani oleh para relawan.

"Dapur umum ini full ditangani oleh relawan yang dengan tulus memasak dan menyiapkan minuman untuk para relawan, tanpa adanya tim relawan ini maka dapur umum tidak akan berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Yulianti juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada di tengah musim kemarau yang memasuki puncak panas ekstrem.

Saat ini jumlah luasan dan kebakaran lahan di Kotawaringin Barat terus bertambah setiap harinya. Sehingga dampak dari karhutla tersebut menimbulkan kabut asap.

"Bagi masyarakat jangan lupa memakai masker saat beraktivitas di luar, serta apabila membakar sampah pastikan apinya sudah padam jangan ditinggal begitu saja, yang dapat berdampak meluas," ujarnya.

Yulianti menambahkan, ia juga berharap semoga hujan segera turun, sehingga karhutla di wilayah Kobar lekas berakhir, dan masyarakat kembali menghirup udara segar.

Baca juga: Asap tebal mulai selimuti Pangkalan Bun

Baca juga: Sebanyak 227 perkara di tangani Kejari Kobar sepanjang Januari hingga Agustus 2026

Baca juga: Astra Agro bersama Polres Kobar perkuat kolaborasi penanganan karhutla

Pewarta : Safitri RA 
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.