Dudung: Penentuan lokasi Sekolah Rakyat berdasarkan tingkat kemiskinan

August 2026 · 2 minute read

Bandung (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengatakan penetapan lokasi Sekolah Rakyat dilakukan berdasarkan tingkat kemiskinan agar program tepat sasaran bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.

Dudung dalam kunjungannya di Bandung, Rabu, menjelaskan penentuan lokasi dilakukan melalui pendataan berjenjang dengan mempertimbangkan wilayah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi dan anak berpotensi putus sekolah.

"Ya karena pertimbangan lokasi dilihat dari itu tadi, desil 1 dan 2 atau dari tingkat kemiskinan yang dilihat. Sehingga titik-titik itu kan hasil dari laporan kepala desa, dari kecamatan, dari kabupaten," katanya.

Menurut Dudung, pendekatan berbasis data kemiskinan tersebut memastikan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berada di wilayah perkotaan, tetapi menjangkau daerah yang membutuhkan layanan pendidikan.

Baca juga: Pemkab Musi Banyuasin usulkan lahan Sekolah Rakyat

"Misalnya, Sekolah Rakyat ada di tengah kota sendiri tidak mungkin. Jadi ada di daerah-daerah yang memang harus dijangkau, jangan sampai kemiskinan ini semakin meningkat," ujarnya.

Ia mengatakan Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam memastikan kemiskinan tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan.

Dia menyebut program tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas dan berkeadilan.

"Hari ini kita bersama-sama melihat Sekolah Rakyat Terintegrasi yang telah selesai dibangun dan siap digunakan oleh siswa mulai dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas," katanya.

Baca juga: KSP pastikan SR Terintegrasi Kabupaten Bandung siap beroperasi

Dudung menyampaikan pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Karena ini sudah menjadi tekad pemerintah bahwa Presiden menjadikan sekolah sebagai prioritas Sekolah Rakyat. Kemudian bisa dilaksanakan kolaborasi antara kementerian sehingga pembangunan ini usai dilaksanakan sesuai dengan waktu yang dibutuhkan," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, dia menyebut Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta memenuhi kebutuhan dasar siswa, termasuk pemenuhan gizi dan pembinaan mental.

"Justru sekarang anak-anak dibimbing di Sekolah Rakyat. Di sini gizi dipenuhi, mentalnya, sikap dan perilaku juga dibangun. Ini sangat baik bagi orang tua, anaknya dibina di sini," katanya.

Dudung berharap penetapan lokasi berbasis tingkat kemiskinan dapat memastikan manfaat Sekolah Rakyat diterima oleh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga: Kemensos percepat penyelesaian bangunan Sekolah Rakyat permanen

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.