DPRD apresiasi Paskibraka Kotim semakin kompak

August 2026 · 3 minute read

DPRD apresiasi Paskibraka Kotim semakin kompak

Minggu, 16 Agustus 2026 20:16 WIB

Image Print

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Juliansyah menilai penampilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kalau saya melihat ada perubahan dari tahun kemarin. 2026 ini lebih rapi, kedua kekompakannya. Mudah-mudahan besok dalam hal penaikan Sang Saka Merah Putih adik-adik semuanya dapat berjalan lancar,” kata Juliansyah di Sampit, Minggu.

Hal tersebut disampaikan setelah 70 anggota Paskibraka Kotim resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 RI di lapangan sepak bola Stadion 29 November Sampit esok hari.

Menurut Juliansyah, perubahan yang terlihat pada Paskibraka tahun ini menunjukkan proses pembinaan dan latihan yang dijalani para anggota mulai membuahkan hasil.

Kerapian dalam barisan serta kemampuan menjaga kekompakan menjadi aspek penting karena mereka akan menjadi bagian utama dalam prosesi pengibaran bendera.

Paskibraka tidak hanya dituntut mampu menjalankan rangkaian gerakan secara tepat, tetapi juga menjaga konsistensi, ketenangan dan koordinasi selama prosesi berlangsung.

Kesalahan kecil dalam pelaksanaan tugas dapat mempengaruhi jalannya upacara yang menjadi perhatian masyarakat.

Baca juga: DPRD Kotim dorong pendidikan adaptif di era digital

Oleh sebab itu, Juliansyah berharap seluruh anggota mampu mempertahankan hasil latihan selama menjalankan tugas pada momentum penting tersebut. Ia juga berharap dukungan dari seluruh pihak dapat membantu para anggota menjalankan amanah dengan percaya diri.

“Mudah-mudahan besok dalam penaikan Sang Saka Merah Putih dapat berjalan lancar dan menjadi momen yang sangat bersejarah bagi kita Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya.

Sebanyak 70 anggota Paskibraka Kotim 2026 terdiri atas 43 putra dan 27 putri. Mereka sebelumnya menjalani rangkaian pembinaan dan latihan sebagai persiapan sebelum dikukuhkan dan dipercaya menjalankan tugas negara dalam upacara kemerdekaan.

Juliansyah juga menyoroti pembentukan karakter yang menjadi bagian dari proses pendidikan Paskibraka. Menurutnya, para anggota tidak hanya ditempa dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga mendapatkan pembinaan mengenai nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai. Pengalaman selama menjadi Paskibraka diharapkan menjadi bekal bagi para anggota untuk berkembang sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang memiliki karakter kuat.

“Harapannya ke depan lebih meningkat lagi. Semoga saja kita ada generasi penerus dari yang ada sekarang dan dapat mempertahankan apa yang sudah dilatih selama ini,” kata Juliansyah.

Ia menambahkan, keberlanjutan pembinaan menjadi penting agar semangat, kedisiplinan dan karakter yang dibangun melalui Paskibraka dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Hal itu sekaligus menjaga keberadaan Paskibraka sebagai wadah pembentukan generasi muda di Kotim.

Pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI akan menjadi kesempatan bagi masyarakat melihat hasil pembinaan yang telah dijalani para anggota selama ini.

Untuk itu, seluruh anggota diharapkan mampu mengerahkan kemampuan terbaik dan tetap menjaga kekompakan hingga tugas selesai.

“Kita lihat besok hasilnya, bagaimana mereka bisa mempertahankan apa yang sudah dilatih selama ini, sudah digembleng oleh pihak-pihak pelatihnya,” demikian Juliansyah.

Baca juga: Pemkab Kotim berharap dapat kuota perekrutan CASN 2026

Baca juga: Paskibraka Kotim siap kibarkan Merah Putih pada HUT ke 81 RI

Baca juga: Bupati Kotim terapkan emansipasi wanita dalam kepanitiaan HUT Kemerdekaan

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.