DPR Minta Tim SAR Optimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

September 2026 ยท 2 minute read

matamata.com - Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas hilangnya lima jurnalis dan tiga kru kapal saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Ia menegaskan bahwa tugas insan pers di lapangan sangat berat dan penuh risiko.

"Di balik setiap gambar yang sampai kepada publik, ada kru yang bekerja menghadapi risiko dan ada keluarga yang menunggu mereka pulang," ujar Junico dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Mantan praktisi media ini mendorong tim SAR gabungan dan pemerintah untuk terus mengoptimalkan pencarian. Menurutnya, petugas perlu memadukan seluruh data terbaru, mulai dari koordinat terakhir, jejak komunikasi, kondisi cuaca, hingga petunjuk dari masyarakat di sekitar Selat Sunda.

"Setiap petunjuk lokasi, termasuk permintaan pencarian di sekitar Pulau Sertung, perlu diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh tim SAR sesuai penilaian operasi," tegasnya.

Selain itu, Junico meminta pemerintah menunjuk satu petugas penghubung (liaison officer) resmi untuk mendampingi keluarga korban. Informasi terkait perkembangan pencarian, area yang telah disisir, serta kendala lapangan harus disampaikan secara transparan dan penuh empati. Perusahaan media tempat para jurnalis bekerja juga didorong untuk aktif mendampingi keluarga korban.

Secara terpisah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten terus memperluas area penyisiran. Pihaknya menerjunkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ bernomor registrasi HR-3604 untuk mendukung pencarian dari udara.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa pemantauan udara ini difokuskan pada titik-titik krusial di sekitar perairan Selat Sunda dan kompleks Gunung Anak Krakatau.

"Helikopter HR-3604 membawa tujuh personel dan telah bertolak dari Lanud Atang Sendjaja untuk memperkuat pemantauan wilayah operasi SAR," kata Al Amrad di Pandeglang, Kamis (10/9/2026).

Hingga saat ini, identitas lima jurnalis yang hilang kontak dalam pelayaran kapal cepat tersebut meliputi:

M. Bagus Khoirunnas (LKBN ANTARA)
Ari Basuki (Merdeka.com)
Yudhis (iNews)
Daus (Anadolu Agency)
Donal (Jurnalis Freelance)

Baca Juga: Ketua MPR Ajak Masyarakat Doakan 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Selain kelima jurnalis tersebut, kapal cepat yang mereka tumpangi juga membawa tiga orang kru kapal yang hingga kini masih dalam pencarian. (Antara)