BPBD Tabalong dan SatBrimob Polda Kalsel berikan bantuan air siap minum - ANTARA News Kalimantan Selatan

September 2026 · 2 minute read

Tanjung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan  bersama Batalyon C Satuan Brimob Polda Kalsel   memberikan bantuan air siap minum kepada warga terdampak kekeringan di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong Haris Fahrozi mengatakan bantuan ini wujud kerja sama seluruh unsur pentahelix, khususnya antara pemerintah dan pelaku usaha.

"Kolaborasi ini mencakup pengerahan personel maupun peralatan pendukung di lapangan," jelas Haris, Kamis (10/9/2026).

Dalam penyediaan air siap minum selain melibatkan kerja sama dengan Batalyon C Satbrimob Polda Kalsel juga dibantu personel Kodim 1008/Tabalong, dan Polres Tabalong. 

 Dengan dukungan kualitas dan kuantitas pasokan yang memadai, bantuan air bersih ini diharapkan dapat terus disalurkan secara lancar kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Haris menambahkan penyaluran bantuan air siap minum  ini merupakan tindaklanjut arahan   Bupati Tabalong  dengan sasaran utama desa yang berpotensi mengalami kekeringan.

Termasuk  masyarakat terdampak dengan prioritas penyaluran pada fasilitas umum seperti tempat ibadah (masjid, gereja, dan sarana ibadah lainnya), fasilitas pendidikan  dan sosial.

"Untuk desa yang mengalami kekeringan parah, kami menyarankan agar disediakan tempat penampungan (tandon) berskala besar yang mudah diakses  seluruh masyarakat yang membutuhkan," jelas Haris.

Bantuan air  siap minum maupun air bersih dari BPBD ini difokuskan untuk kebutuhan dasar, seperti minum dan memasak, bukan untuk mandi, mencuci, atau keperluan lainnya. 

Warga penerima bantuan diharapkan  menggunakan air secara bijak, hemat, dan sesuai peruntukannya mengingat kondisi kekeringan yang sedang melanda. 
 

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.