DPD: Budaya jadi sumber nilai dalam membentuk karakter generasi muda

August 2026 · 2 minute read

Yogyakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Gusti Ratu Kanjeng (GKR) Hemas menyatakan bahwa budaya telah menjadi sumber nilai dalam membentuk karakter generasi muda.

"Di DIY memiliki kekuatan yang luar biasa, yaitu budaya. Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi menjadi sumber nilai yang membentuk karakter generasi muda," kata Hemas pada Musyawarah Nasional dalam rangka Lustrum XIII 65 Tahun SMP Negeri 1 Piyungan Yogyakarta, Sabtu.

Baca juga: Akademisi: Pendatang di Yogyakarta alami tiga fase adaptasi budaya

Senator asal DIY tersebut mengatakan nilai Hamemayu Hayuning Bawana, tepa selira, gotong royong, serta penghormatan kepada sesama merupakan modal sosial yang harus terus ditanamkan dalam proses pendidikan.

"Karena itu saya meyakini bahwa pendidikan berbasis budaya yang diterapkan di Yogyakarta bukan berarti kembali ke masa lalu, melainkan menjadikan budaya sebagai fondasi untuk menjawab tantangan masa depan. Kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan kematangan karakter," katanya.

Dia mengatakan pada masa yang ditandai perubahan yang sangat cepat, revolusi teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), transformasi digital, hingga perubahan sosial yang begitu dinamis saat ini menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan.

Oleh karena itu, kata dia, di tengah perubahan tersebut, sekolah tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik.

"Tetapi juga harus mampu membentuk manusia yang memiliki karakter, berintegritas, empati, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya dan Tanah Air," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah terus melakukan transformasi pendidikan melalui pendekatan berbasis data.

Rapor Pendidikan tahun data 2025 dari Kemendikdasmen menunjukkan peningkatan mutu pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi, pemerataan kualitas layanan pendidikan, serta peningkatan kapasitas guru masih menjadi agenda prioritas nasional.

Baca juga: Usung toleransi, warga perantau Sumut gelar pawai budaya di Malioboro

Baca juga: Pemkot Yogyakarta-Muhammadiyah kerja sama penguatan budaya literasi

Programme for International Student Assessment (PISA) terus mengingatkan kualitas pembelajaran Indonesia masih perlu terus ditingkatkan agar mampu menghasilkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

"Peningkatan kemampuan literasi dan pemerataan kualitas guru, serta penguasaan keterampilan perlu menjadi perhatian. Tentu bagi lembaga pendidikan, peran alumni menjadi penting dalam mewujudkan cita-cita ini," katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.