Dorong pengelolaan hipertensi, mahasiswa FIK UMS beri edukasi gizi dan kenalkan akupresur pada lansia

July 2026 · 3 minute read

Dorong pengelolaan hipertensi, mahasiswa FIK UMS beri edukasi gizi dan kenalkan akupresur pada lansia

Jumat, 17 Juli 2026 10:52 WIB

Image Print

Mahasiswa FIK UMS melakukan akupresur kepada peserta. ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar penyuluhan kesehatan mengenai pengelolaan hipertensi melalui pengaturan makanan dan implementasi akupresur bagi lansia di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Mawar 2, Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai upaya mengendalikan hipertensi melalui penerapan pola makan sehat dan pemanfaatan akupresur sebagai terapi pendamping.

Ketua Tim KKN Tematik FIK UMS di Desa Gadingan Muhammad Dafa Abdan bersama rekannya Eryna Revalina Rahayuningsih, Hawa Nayra, Nadia Kusuma Ningrum, Hemas Sahda Kayana Seputra, Naswa Azahra Nadiana, Asterika Indah Nuraini, Prismaninda Diva Ramadhani, Tri Sofiananingtyas, dan Tiara Adriyani mengawali penyuluhan dengan pembagian kuesioner pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai hipertensi.

“Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengelolaan hipertensi melalui pengaturan makanan, seperti membatasi konsumsi garam, gula, dan lemak, serta memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan sumber protein yang bergizi seimbang,” jelas Muhammad Dafa, Jumat.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lansia dalam mengelola hipertensi melalui perubahan pola hidup yang lebih sehat.

“Kami berharap penyuluhan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong lansia untuk menerapkan pola makan sehat serta memanfaatkan akupresur sebagai terapi pendamping yang dapat dilakukan secara mandiri. Dengan demikian, lansia dapat lebih optimal dalam mengelola hipertensi dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan ini, mahasiswa KKN Tematik FIK UMS berharap masyarakat Desa Gadingan, khususnya lansia Posbindu Mawar 2, semakin memahami pentingnya pengelolaan hipertensi melalui pengaturan pola makan dan penerapan gaya hidup sehat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya lansia yang lebih sehat, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Selain menyimak materi dan aktif berdiskusi, para peserta juga mengikuti praktek teknik pijat akupresur yang dipandu oleh mahasiswa sebagai salah satu upaya membantu mengurangi keluhan terkait hipertensi. Kegiatan kemudian ditutup dengan pengisian kuesioner posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan lansia setelah mengikuti penyuluhan.

Berdasarkan analisis statistik yang telah dilakukan oleh mahasiswa terhadap data pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai pengelolaan hipertensi setelah peserta mengikuti penyuluhan dan praktik akupresur.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkontrol melalui pola makan sehat dan gaya hidup yang lebih baik.

Antusiasme peserta saat kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan Sabtu (20/6) juga terlihat. Selain aktif menyimak materi dan berdiskusi, para lansia juga aktif mengikuti praktek akupresur dengan penuh semangat. Sejumlah lansia mengaku telah mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat dengan memperbanyak konsumsi sayuran serta mengurangi penggunaan garam dan gula dalam makanan sehari-hari sebagai upaya menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.