Dony Oskaria Temui Menkeu Purbaya Bahas Penyelesaian Utang Whoosh |Republika Online

August 2026 · 2 minute read

Penumpang kereta cepat Whoosh berjalan untuk memasuki gerbong di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Rabu (18/3/2026). Sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran hingga hari ini, penjualan tiket Whoosh telah mencapai lebih dari 100 ribu. Khusus hari ini, volume penjualan tercatat sekitar 14 ribu tiket dan masih berpotensi bertambah hingga keberangkatan terakhir. Sejumlah pemudik mengakui Whoosh membuat perjalanan lebih cepat dan efisien.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria mendatangi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Setibanya di Kementerian Keuangan, Dony mengatakan pertemuan dengan Purbaya merupakan agenda koordinasi rutin antara Danantara dan Kementerian Keuangan.

"Biasa, koordinasi sama Menkeu. Kan kita sama Pak Menkeu banyak hal yang harus kita diskusikan," ujar Dony.

Dony menyampaikan pertemuan dengan Purbaya membahas sejumlah agenda strategis terkait penataan BUMN, termasuk proses penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC) atau Whoosh. Dia menyebut perkembangan KCIC saat ini masih menjadi perhatian pemerintah.

"Lebih banyak hari ini kita bahas mengenai streamlining, lalu di antaranya KCIC kita bahas," ucap Dony.

Dony mengatakan pemerintah juga tengah membahas dukungan regulasi terkait restrukturisasi BUMN, termasuk mengenai aspek perpajakan. Menurut Dony, Danantara mengusulkan adanya keringanan pajak agar proses restrukturisasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

"Kita kan minta untuk pajaknya, minta keringanan pajak. Dan itu ada undang-undang untuk kita. Prosesnya supaya bisa cepat diselesaikan," lanjut Dony.

Meski demikian, Dony menegaskan dirinya dan Purbaya memiliki pandangan yang sama terkait upaya penataan BUMN. Pemerintah, kata dia, berkomitmen merapikan berbagai persoalan yang ada agar tata kelola perusahaan negara menjadi lebih baik.

"Tapi pada dasarnya saya dan Pak Menkeu satu suara dalam hal apa pun. Pada prinsipnya kita ingin menata dengan sebaik mungkin. Apa yang sudah terjadi, kita rapikan," ungkap mantan Direktur Utama InJourney tersebut.

Terkait skema penyelesaian utang proyek kereta cepat, Dony belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menyebut pembahasan tersebut masih dalam tahap finalisasi dan akan disampaikan langsung oleh Purbaya.

"Kita semuanya terbuka aja. Nanti dibicarakan, sudah finalisasi kan. Soal skema penyelesaian utang KCIC nanti sama Pak Menkeu," kata Dony.

sumber : Antara