Dompet Dhuafa respon cepat bantu korban gempa di NTT

August 2026 · 2 minute read

Dompet Dhuafa respon cepat bantu korban gempa di NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 22:17 WIB

Image Print

Dompet Dhuafa mendirikan layanan Pos Hangat dan Pos Medis di lapangan Gelora Samador, NTT. ANTARA/HO-Dompet Dhuafa.

Lampung Timur (ANTARA) - Dompet Dhuafa merespon cepat untuk membantu korban gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) lalu, salah satunya dengan mendirikan layanan Pos Hangat dan Pos Medis di lapangan Gelora Samador, NTT.

Pos Hangat tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu layanan pendukung bagi para penyintas,. Ssebanyak 670 (KK) menjadi penerima manfaat layanan Pos Hangat Dompet Dhuafa.

Tim LKC Dompet Dhuafa juga mendirikan Pos Medis sementara di lokasi terdampak, khususnya di wilayah Ronting, Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur untuk memberikan layanan kesehatan bagi para penyintas bencana.

Pelayanan kesehatan mulai dilaksanakan oleh Tim LKC Dompet Dhuafa. Adapun layanan kesehatan yang diberikan berupa pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis dasar sekaligus melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan kesehatan masyarakat yang terdampak.

Di lokasi kejadian, masyarakat, termasuk anak-anak dan ibu-ibu, berkumpul untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Tim LKC Dompet Dhuafa telah memberikan layanan kesehatan kepada sejumlah penyintas yang mengalami luka-luka akibat gempa.

“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan tim di Ronting sudah mulai memberikan layanan kepada penyintas,” ujar salah satu relawan medis.

Hasil asesmen menunjukkan sejumlah kebutuhan mendesak bagi penyintas, meliputi obat-obatan, makanan, perlengkapan bayi, tikar, serta kebutuhan logistik lainnya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitude mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sebanyak 38 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 11 orang luka ringan dan sebanyak 2 ribu orang mengungsi.

Pewarta : Muklasin
Editor: Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.