Dinkes Agam: 146 korban keracunan dirawat di Pustu-Puskesmas Palupuh

September 2026 ยท 2 minute read

Lubuk Basung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 146 korban keracunan mendapatkan pertolongan di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Puskesmas Palupuh, usai mereka sakit perut, mual dan muntah-muntah setelah memakan makanan bergizi gratis, Senin (1/9/2026).

"Ada 146 korban keracunan mendapatkan pertolongan di Pustu dan Puskesmas Palupuh sampaikan Rabu (2/9/2026) siang," kata Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan ke 146 korban keracunan tersebut telah dilayani oleh petugas kesehatan dari Pustu dan Puskesmas Palupuh.

Dinkes Agam, tambahnya juga menurunkan tim untuk memantau proses penanganan ratusan korban keracunan tersebut.

"Mendapatkan informasi keracunan, kita turun ke lokasi Puskesmas Palupuh untuk memantau penanganan," katanya.

Ke 146 korban keracunan diduga usai memakan makanan gizi gratis dari salah satu SPPG di Palupuh, sehingga mereka mengalami sakit perut, mual, muntah-muntah dan lainnya semenjak Selasa (1/8/2026) malam.

Korban merupakan siswa dan siswi Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Palupuh.

Sebagian mereka telah mendapatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal, sehingga sudah diperbolehkan pulang ke rumah dan ada yang masih dirawat.

Sementara dua korban di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kita Bukittinggi dan Rumah Sakit TNI AD TK IV Bukittinggi.

"Mereka dirawat di dua rumah sakit karena kondisi pasien cukup ramai di Puskesmas Palupuh, sehingga kedua korban dibawa ke rumah sakit itu. Namun kondisi sudah membaik," katanya.

"Kita juga membuka posko untuk memantau perkembangan penanganan korban keracunan," katanya.

Ia menambahkan penyebab keracunan tersebut belum diketahui dan tim telah mengambil sampel makanan.

Saat ini sampel makanan diperiksa ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Padang.