Dari Kehilangan Sampai Move On, Giusti Raka Bongkar Pengalaman Pribadinya Lewat Hanna

August 2026 · 2 minute read

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:55 WIB

VIVA – Pengalaman kehilangan kerap meninggalkan jejak yang tidak mudah dihapus. Bagi sebagian orang, kenangan tentang hubungan, perpisahan, hingga harapan yang tidak sesuai kenyataan dapat menjadi bagian dari proses pendewasaan. Perasaan tersebut kemudian bisa dituangkan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui karya musik.

Baca Juga

Musik memang sering menjadi medium untuk menceritakan pengalaman personal. Lewat lirik dan melodi, seorang musisi dapat mengabadikan fase kehidupan yang pernah dilalui sekaligus mengajak pendengar menemukan cerita yang serupa dengan pengalaman mereka sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itulah yang coba dilakukan Giusti Raka melalui karya terbarunya. Setelah melewati berbagai pengalaman selama beberapa tahun terakhir, Giusti Raka merangkumnya menjadi sebuah perjalanan musikal yang berbicara mengenai kehilangan, harapan, hingga usaha untuk menerima kenyataan.

Baca Juga

Giusti Raka Tuangkan Pengalaman Enam Tahun dalam Hanna

Mini album "Hanna" terdiri dari lima lagu. Menariknya, seluruh materi dalam proyek tersebut memiliki keterkaitan dengan pengalaman pribadi Giusti Raka selama enam tahun terakhir.

Baca Juga

Kelima track tidak sekadar berdiri sebagai lagu yang terpisah. Masing-masing menggambarkan tahapan emosional yang berbeda, tetapi tetap terhubung melalui satu alur cerita mengenai bagaimana seseorang menghadapi kehilangan, menyimpan harapan, kemudian perlahan belajar berdamai dengan keadaan.

Dengan pendekatan tersebut, "Hanna" tidak hanya menjadi kumpulan lagu, tetapi juga semacam catatan perjalanan personal Giusti Raka. Cerita yang berangkat dari pengalaman dirinya pun berpotensi terasa dekat bagi pendengar yang pernah berada dalam situasi serupa.

"Bodoh" Jadi Focus Track

Salah satu lagu yang mendapat perhatian dalam mini album ini adalah "Bodoh", yang dipilih sebagai focus track. Lagu tersebut mengangkat kisah seseorang yang masih meyakini bahwa hubungan yang sebenarnya telah berakhir akan kembali berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tema tersebut menggambarkan fase ketika seseorang belum sepenuhnya mampu menerima perpisahan. Harapan untuk kembali bersama masih tersimpan, meskipun keadaan menunjukkan bahwa hubungan tersebut telah selesai.

Dari sisi musik, Giusti Raka memberikan sentuhan blues untuk memperkuat atmosfer emosional dalam "Bodoh". Unsur tersebut sekaligus menjadi pembeda karena memberikan warna musikal tersendiri dibandingkan lagu-lagu lain yang terdapat dalam mini album.

Halaman Selanjutnya

Dalam proses produksinya, seluruh materi "Hanna" digarap di Massive Music Studio. Sebagian besar lagu juga mendapatkan arahan langsung dari Kamga Mo yang berperan sebagai vocal director. "Bodoh" termasuk salah satu track yang melalui proses pengarahan vokal darinya.